BERI ARAHAN: Plt Kepala Diskominfo, Widyati Riyandini, saat acara lepas sambut. Febrina/Radar Depok
yamaha-nmax

 

BERI ARAHAN: Plt Kepala Diskominfo, Widyati Riyandini, saat acara lepas sambut. Foto : Febrina/Radar Depok

DEPOK – Peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok kini makin sentral. Sebagai pengawal keterbukaan informasi, Diskominfo harus bisa memberikan informasi secara transparan kepada masyarakat dan khalayak luas.

Kota Depok harus dipublikasikan, baik informasi terkait program pemerintahan atau pun peristiwa-peristiwa yang ada di masyarakat.

“Masyarakat harus tahu upaya apa yang telah dilakukan pemerintah, kendala apa yang dihadapi dan progres sejauh mana untuk membangun Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius, sesuai visi Kota Depok,” ujar Plt Kepala Diskominfo, Widyati Riyandani.

Upaya ini dilakukan dalam rangka percepatan program pemerintah yang akan dan sedang bergulir. Publikasi berupa berita akan memberikan informasi kepada siapa saja yang mengakses berita terkait Pemkot Depok.

“Publikasi akan mempercepat target Walikota mencapai program-program seperti Depok Smart City, Healthy City, Zero Waste City, Depok Friendly City dan masih banyak program lainnya yang bisa dipublikasikan secara menyeluruh oleh Diskominfo,” tambahnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi pada Sekretariat Kota Depok itu mengatakan, sarana publikasi yang ada bisa dimanfaatkan. Baik berupa baliho, spanduk, leaflet, running teks maupun portal dan majalah resmi yang dimiliki pemerintah.

“Kita akan terus mempublikasikan berita-berita terkait Kota Depok sesuai dengan nama dinas kita, yaitu komunikasi dan informatika. Jangan sampai kita miskomunikasi,” tegasnya.

Sekretaris Diskominfo, Adhy Parayudha, menambahkan, awal 2017 ini Diskominfo juga akan terus memaksimalkan pelayanan publik secara online. Dari seluruh OPD, yang utamanya menjadi fasilitas umum akan terus ditingkatkan.

“Kami akan terus berupaya dalam memaksimalkan informasi publik,” ujar Adhy. (ina)