Babai Suhaimi
yamaha-nmax
Babai Suhaimi. Foto: Dok. Radar Depok

DEPOK – Sehubungan akan berakhirnya masa kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok pada 17 Januari 2017, banyak orang-orang yang mengeluarkan komentar tentang calon pemimpin dari organisasi tersebut.

Seperti halnya mantan Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi mengatakan, KONI Kota Depok saat ini perlu direformasi, demi raihan yang tinggi untuk prestasi olahraga di Kota Depok.

Sebagai betuk pertanggung jawaban Walikota Depok yang dalam janjinya ingin memajukan dunia olahraga di Kota Depok.

“Walikota harus bisa membuktikan dengan merombak KONI Kota Depok menjadi lebih baik, terlebih dari sisi anggaran. Anggran APBD tahun ini (2017), rencananya KONI akan mendapatkan Rp 5 milyar,” ujarnya.

Lebih lanjut Babai mengungkapkan, terlebih KONI Kota Depok juga memiliki tanggung jawab yang besar terhadap semua pengurus cabang dan juga atlet yang ada di Kota Depok. Serta memiliki rasa kecintaan terhadap dunia olahraga sepak bola.

“Paska berganti kepemipinana Walikota, Badrul Kamal hingga Muhamad Idris, tidak menunjukan kemajuan kearah perbaikan prestasi. Seperti Persikad yang menjadi kebanggan masyarakat Kota Depok, hingga kini tidak jelas keberadannya,” jelasnya.

Babai berharap, kini lewat calon Ketua KONI Depok yang baru, semua persoalan olahraga bisa di tangani dengan baik. Lebih memprioritaskan cabang olahrga (cabor) yang mengangkat Kota Depok lebih berprestasi.

“Lewat reformasi KONI Kota Depok menjadi saat yang tepat untuk memajukan sepak bola Kota Depok. Dimana KONI dapat memprioritaskan, cabang olahrga yang dapat mengangkat nama Kota Depok, salah satunya adalah sepak bola,” pungkasnya. (dia)