Foto: Ade/Radar Depok TAMPUNG USULAN: Suasana Musrenbang Kelurahan Sukamaju yang dilaksanakan kemarin, di aula kelurahan.
yamaha-nmax

 

TAMPUNG USULAN: Suasana Musrenbang Kelurahan Sukamaju yang dilaksanakan kemarin, di aula kelurahan. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – ‘Kampung terang’ menjadi program unggulan Lurah Sukamaju, Cilodong, Sumarna. Melihat padatnya penduduk di 29 RW se-Kelurahan Sukamaju, Sumarna yakin masih banyak wilayah-wilayah yang belum diterangi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Salah satunya di sepanjang Jalan Haji Dimun Raya, ada beberapa lampu penerangan yang mati. Mudah-mudahan program kampung terang dapat terwujud,” ujar Sumarna usai kegiatan Musrenbang, kemarin.

Lurah Nana-panggilannya- menambahkan, fungsi penerangan jalan dapat membantu menghilangkan rasa was-was masyarakat. Karena dapat memberikan kesan daerah tersebut ramai.

“Juga para pengendara dan pejalan kaki yang lewat di malam hari dapat terbantu dengan penerangan,” kata Nana.

Usulan pengadaan PJU di seluruh wilayah Kelurahan Sukamaju telah dimasukan dalam Musrenbang. Selain dari lurah, setiap RW juga berlomba memasukan usulan yang dapat membangun wilayahnya masing-masing.

Salah satunya RW01, yang mengajukan sejumlah usulan. Antara lain, penataan drainase, taman layak anak, dan pengelolaan sampah terpadu.

“Dari usulan tersebut yang paling agar disegerakan adalah pembangunan drainase. Apalagi di RT06 dan RT03 itu sudah parah, kalau hujan sedikit saja banjir,” kata Ketua RW01, Tajudin.

Sementara itu, di RW06, usulan yang dimasukan dalam Musrenbang sebanyak 23, yang salah satunya penurapan kali yang terletak di RT05.

Menurut Ketua RW06, Sugiharto, penurapan di kali tersebut sudah pernah dilakukan, namun sempat longsor. “Untuk tahun ini kita ajukan kembali,” kata Sugiharto.

Anggota DPRD Kota Depok Dapil Kecamatan Cilodong-Tapos, Qurtifa Wijaya, dalam sambutan pembukaan Musrenbang mengatakan, dana aspirasi yang ia miliki tahun ini akan diutamakan untuk pemberdayaan remaja, posyandu dan kesehatan.

“Karena dalam membangun suatu wilayah bukan hanya infrastruktur, melainkan sumber daya manusianya juga harus diperhatikan,” kata Qurtifa. (ade)