Foto: Indah/Radar Depok JADI MODAL PENTING: Siswa SDN RRI Nasional bersama guru olahraga memperlihatkan piala yang diraih dalam Lomba Dagongan pada Pekan Olahraga Tradisional tingkat Kota Depok 2016.
JADI MODAL PENTING: Siswa SDN RRI Nasional bersama guru olahraga memperlihatkan piala yang diraih dalam Lomba Dagongan pada Pekan Olahraga Tradisional tingkat Kota Depok 2016. Foto: Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Sejumlah sekolah dasar (SD) tingkat Gugus 7 saat ini tengah mempersiapkan diri menatap Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang akan digelar Februari 2017.

Siswa SDN RRI Nasional yang berlokasi di Jalan Raya Bogor Km34, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, digenjot melakukan latihan rutin tambahan seperti senam. Termasuk ekstrakulikuler (ekskul), harus diikuti siswa yang akan mewakili sekolah.

“Kita sudah mengutus guru olahraga untuk melatih mereka (siswa, red). Latihan seperti olahraga tambahan, senam dan ekskul tambahan. Semua itu dilakukan setelah mereka pulang sekolah, kira-kira 1 sampai 2 jam,” kata Kepala SDN RRI Nasional, Apia Birahy, kepada Radar Depok ditemui di kantornya, kemarin.

Apia menjelaskan, cabang yang akan dipertandingkan di O2SN antara lain, voli, sepak takraw, silat dan atletik. Jika lolos di tingkat Gugus 7, SDN RRI Nasional akan berhak ke tingkat Kecamatan Sukmajaya dalam ajang yang sama.

Baca Juga  Wisata Alam Kembali Dibuka, Hanya 50 Persen Pengunjung

Kata Apia, uang transport menjadi bentuk motivasi dari para guru untuk siswa yang akan bertanding.

“Bentuk motivasi dari guru biasanya tiap anak dikasih uang transport atau uang jajan, supaya mereka semangat latihan. Apalagi jika menang, mendapat piala dan sertifikat, tentu akan dilihat seluruh warga sekolah,” kata Apia. (cr1)