yamaha-nmax

DEPOK – Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Depok, Fitri Hariono menuturkan jika rencananya pada Maret nanti, struktur alat kelengkapan dewan bakal dirombak.

Perombakan mulai dari tubuh Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Bamus), Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD), dan BKD.

Langkah ini merupakan amanat dari tata tertib dewan Nomor 1 Tahun 2015. Isinya menyatakan bila selama 2,5 tahun, alat kelengkapan dewan mesti dirombak.

“Termasuk ketua Komisi nanti diganti semuanya atau dirombak,” kata Fitri kepada Radar Depok di ruangan BKD DPRD Kota Depok, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa untuk penetapan dewan di perlengkapan itu, merupakan wewenangan dari setiap fraksi dan partainya.

“Yang punya kebijakan dari ketua fraksi dan partai. Nanti setelah itu diserahkan ke pimpinan Dewan, setelah itu baru di paripurnakan,” jelas Fitri.

Lebih lanjut, perombakan alat kelengkapan bertujuan untuk penyegaran posisi para legislatif. Jadi, mereka merasakan posisi di bidang lain.

“Biar bisa merasakan kedudukan lain,” katanya.

Wakil Ketua BKD DPRD Kota Depok, Mochamad Sakam menututrkan, perombakan alat kelengkapan sudah menjadi tradisi dan peraturan. Dimana untuk struktur BKD DPRD Kota Depok yang menjadi Ketua Koordinator adalah Yeti Wulandari (Wakil Ketua DPRD), dan anggotanya tiga orang.

“Pastinya semua sudah diatur, semua DPRD pasti ada perombakan,” ucap dia singkat. (irw)