Muttaqin Syafi
Muttaqin Syafi

RADAR DEPOK.COM – Di hari keempat menjelang tanggal 17 Januari 2017, yang merupakan hari terakhir pengurus KONI Kota Depok periode 2013-2017, mulai bermunculan orang-orang yang ingin menempati posisi sebagai Ketua KONI Kota Depok. Salah satunya adalah Muttaqin Syafi.

Mantan anggota DPRD Kota Depok tersebut, ingin mencalonkan dirinya menjadi Ketua KONI Kota Depok, asalkan ada yang mendorong dirinya. Karena, dirinya butuh dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan program KONI Kota Depok jika dirinya terpilih.

“Intinya saya siap maju dan bertarung jika ada yang mendorong saya untuk pencalonan Ketua KONI Kota Depok .Saya berharap, persaingan nanti harus sehat siapa pun calonnya. Dia harus memahami pembinaan olahraga di Kota Depok,” ujarnya

Baca Juga  Serigala Margonda Berburu Pemain

Lebih lanjut dirinya prihatin dengan pembinaan olahraga di Depok saat ini. Kota Belimbing yang dulunya dibilang ‘tempat jin buang anak’, kini malah tak punya lahan untuk fasilitas olahraga.

“Banyak tanah pemerintah pusat yang tidak dimanfaatkan, seperti RRI di Jalan Juanda. Ketimbang dibikin bangunan lain yang bikin sumpek, lebih baik buat pembangunan stadion olahraga, masih banyak ruang terbuka hijau,” katanya.

Selain itu, menurutnya untuk meningkatkan prestasi olahraga, standar harga Pemkot Depok untuk pelatih, dan wasit harus direvisi. Karena, masih sangat kecil dibandingkan daerah lain, termasuk biaya akomodasi atlet.

“KONI bisa mengusulkan ke pemerintah dengan membawa data pembanding dari daerah lain,” katanya

Baca Juga  Ketua KBP KLB Askot PSSI Kota Depok: Meiyadi Telat Bayar Denda

Muttaqin berharap, jika nanti dirinya ikut dalam bursa pencalonana Ketua KONI Kota Depok, berjanji mengembangkan pembinaan olahraga di Kota Depok, terutama cabang-cabang olahraga yang bisa mendulang prestasi.

“Jika memang saya di dukung untuk mencalonkan diri mnejadi Ketua KONI Kota Depok, pastinya ingin membawa olahraga di Kota Depok lebih maju lagi, dan lebih monomor satukan kebutuhan dari masing-masing cabang olahrga,” pungkasnya. (dia)