DICKY/RADARDEPOK JANGAN DITIRU: Tersangka Usep saat menunjukan uang hasil curiannya, kemarin.
JANGAN DITIRU: Tersangka Usep saat menunjukan uang hasil curiannya, kemarin. Foto: Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Entah apa yang dipikirkan tersangka Usep, sehingga dia mberani mencuri toko tempat dia bekerja di salah satu minimarket Jalan Raya Meruyung Kelurahan Meruyung, Limo kemarin. Modusnya, dia mencuri uang toko sebesar Rp94.517.629, dengan berpura-pura sebagai korban pencurian dengan kekerasan.

Kabag Humas Poresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, Polresta Depok berhasil mengamankan tersangka Usep Saepullah yang melakukan pencurian di salah satu minimarket ternama di Jalan Raya Meruyung. Usep mencuri di toko tempat dia bekerja dengan modus sebagai korban pencurian dengan kekerasan.

“Tersangka mencuri uang toko dari brangkas kasir sebesar Rp94.517.629,” ujar Firdaus kepada Radar Depok, kemarin.

Firdaus menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, tersangka yang bekerja sebagai asisten chief of store datang ke toko sekitar pukul 05.30 WIB. Dengan membuka pintu rolling door, tersangka menaruh tas di meja samping kasir dan mematikan lampu teras depan yang biasa dinyalakan saat mejelang maghrib hingga buka toko. Setelah itu, tersangka mencoba mengambil DVR CCTV yang disimpan didalam gudang.

Setelah mendapatkan DVR CCTV, sambung Firdaus tersangka merendam ke dalam bak air dengan dalih guna menghilangkan jejak. Setelah itu, tersangka masuk kedalam kantor yang telah dia ketahui sebagai tempat penyimpanan uang didalam brangkas. Bermodalkan kunci asli yang telah dibawa, tersangka berhasil menggasak uang brangkas sebanyak Rp94.517.629.

“Hasil uang tersebut, dimasukkan ke kantong jas hujan dan dibawa tersangka guna disimpan dibawah torn air,” tandas Firdaus.

Firdaus mengungkapkan, guna memastikan aksinya akan berhasil, tersangka mengambil rantai dan diletakkan didalam ruangan kantor tempat berangkas berada. Setelah itu, tersangka mengikat tangannya sendiri dengan rantai posisi tangan dibelakang. Selain itu,  tersangka menutup muka dengan mengguna kan Switer warna hitam bergaris dengan berpura-pura pingsan.

Sekitar pukul 06.00, lanjut Firdaus salah seorang saksi membangunkan tersangka yang tengah berpura-pura pingsan. Salah seorang karyawan, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Limo.

Dari hasil laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengembangan. Akhirnya berkat keterangan saksi, tersangka berhasil diamankan Polsek Limo dengan sejumlah barang bukti.

“Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp65 juta, DVD CCTV yang sudah rusak, tas gendong warna coklat,” ucap Firdaus. (dic)