yamaha-nmax

PEMBAHASAN BELAJAR: Santri SMP Nurussalam sedang berdiskusi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Foto: SMP Nurussalam For Radar Depok

SAWANGAN – Menciptakan generasi qurani yang santun, menyayangi, amanah, religius, berteknologi, mandiri dan beriman, SMP Nurussalam Modern Islamic Boarding School menerapkan berbagai hal dalam pendidikannya di sekolah.

Ketua Yayasan Nurussalam, Effi Rianti, mengatakan, dengan konsep mondok di sekolah, maka santrinya bisa terawasi dengan baik segala perkembangannnya. Santrinya pun akan memiliki jadwal yang pasti dan berguna dalam kesehariannya di SMP yang berlokasi di Jalan Madrasah, RT01/05, Kp. Panggulan, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.

“Kami memiliki takline, yakni Smart Muslim, yang artinya santun, menyayangi, amanah, berteknologi menuju muslim yang mandiri,” ucapnya kepada Radar Depok.

Effi menuturkan, tiap harinya, mulai dari pukul 03:00 sampai 22:00, siswa terjadwal dengan baik untuk seluruh kegiatannya. Tidak hanya belajar ilmu pengetahuan saja, tetapi ada juga beberapa sesi kegiatan yang diisi dengan belajar ilmu keagamaan.

“Kami juga memberikan waktu kepada mereka untuk bermain. Tentunya bermain dengan hal-hal yang juga berguna untuk mereka semua, seperti berolahraga dan juga mengadakan jam ekstrakulikuler (ekskul),” jelasnya.

Effi menjelaskan, ada beberapa kegiatan ekskul yang diadakan pihaknya. Diantaranya, tahfidz quran, pramuka, pencak silat, teknik sablon, basket, futsal dan ketrampilan dengan barang bekas. Di ekskul barang bekas, dirinya memberi nama Barbeque, yakni barang bekas berkualitas. Jadi, siswa diajak untuk kreatif dan juga peduli dengan lingkungan sekitar.

“Bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan dan ilmu keagamaan saja. Tetapi, potensi dan bakat siswa harus tetap tersalurkan di sekolah. Oleh karena itu santri-santri diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ekskul yang ada,” katanya. (peb)