Foto: Ade/Radar Depok SINERGIS: Stakeholder Kelurahan Kalibaru menghadiri Musrenbang di aula kelurahan.
yamaha-nmax

 

SINERGIS: Stakeholder Kelurahan Kalibaru menghadiri Musrenbang di aula kelurahan. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM– Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan ruang diskusi dalam rangka memajukan kelurahan. Pembangunan proses untuk menuju lebih baik.

Menurut Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, ada beberapa aspek yang turut menunjang kemajuan suatu daerah, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang, sosial, dan trantib.

“Selain melihat keenam aspek, visi Kota Depok juga harus menjadi landasan dalam Musrenbang ini, sehingga pembangunannya memiliki target dan capaian,” ujar Camat Cilodong, Mulyadi, dalam sambutan pembukaan Musrenbang Kelurahan Kalibaru, Selasa (23/1).

Musrenbang tersebut tak dihadiri seorang pun anggota DPRD Kota Depok dari Dapil Kecamatan Cilodong dan Tapos. Padahal ada 10 wakil rakyat asal dapil tersebut.

Musyawarah ini dihadiri Lurah Kalibaru, Siti Hasanah, Ketua LPM Kalibaru, Burhanudin Abuy, 10 Ketua RW, Panit Binmas Polsek Sukmajaya, Iptu Sudaryoto, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Ketua RW06, Akmaludin, dalam usulannya mengusulkan pembangunan turap Kali Kumpa di RT06. Menurutnya, turap kali yang sebelumnya pernah dibangun, kembali jebol. Usulan pembuatan turap sepanjang 200 meter.

“Sebelumnya jebol, dan tahun ini diajukan lagi dan mudah-mudahan dapat menjadi prioritas,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPM Kalibaru, Burhanudin Abuy, mengatakan, dalam Musrenbang tahun ini prioritas pertama adalah drainase Kali Sarangan outlet Situ Cilodong dan berujung pada Kali Kumpa.

“Kalinya sudah mulai dangkal. Jadi akan kami ajukan untuk normalisasi sepanjang kali tersebut, dan ini merupakan ajuan prioritas,” kata Abuy. (ade)