Foto: Rama/Radar Depok MEMBUKA MUSRENBANG: Lurah Sukmajaya memberikan sambutan kegiatan Musrenbang tingkat kelurahan, kemarin.
yamaha-nmax

 

MEMBUKA MUSRENBANG: Lurah Sukmajaya memberikan sambutan kegiatan Musrenbang tingkat kelurahan, kemarin. Foto: Rama/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pemuda menjadi sorotan dalam Musrenbang Kelurahan Sukmajaya, yang digelar di aula kelurahan, kemarin. Termasuk dari Lurah Sukmajaya dan anggota DPRD Kota Depok dapil Kecamatan Sukmajaya.

“Mohon kepada RW mengusulkan kegiatan pelatihan bagi karang taruna (katar) di lingkungan. Bentuk pelatihannya bisa apa saja. Semisal perbengkelan, peternakan ikan, kursus dan sebagainya,” kata Lurah Sukmajaya Achmad Munandar, dalam sambutan pembukaan.

Hingga 2016, kata Amund-panggilan Achmad Munandar, pembangunan infrastruktur fisik sudah mencapai 95 persen. Maka ia berharap usulan Musrenbang tahun ini yang realisasinya 2018 tidak lagi menitikberatkan pada fisik pembangunan.

“Kita harus berterima kasih kepada LPM yang sudah berjuang dalam mengawal dan para anggota dewan yang sudah memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Amund.

Hal yang sama disampaikan anggota DPRD Depok dari Fraksi PDI Perjuangan, Rachmin Siahaan. Peningkatan SDM sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok 2017-2021.

“Untuk itu perlu diperhatikan keterampilan dari setiap SDM. Apalagi melihat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Kecamatan Sukmajaya yang tertinggi di Kota Depok, kiranya sangat diperlukan pelatihan-pelatihan bagi remaja agar memiliki keahlian,” kata Rachmin.

Ia juga meminta kepada LPM Kelurahan Sukmajaya membuat database usulan dari hasil Musrenbang. Dengan begitu, kata Rachmin, setiap dewan tahu pengajuan yang telah masuk.

“Sehingga nantinya tidak terjadi tumpang tindih dengan program aspirasi kami (dewan, red). Kalau nggak ada database usulan yang sudah ada di Musrenbang bisa masuk lagi lewat aspirasi,” katanya.

Anggota Fraksi Partai Gerindra, Turiman, ingin agar pemuda diberdayakan. Caranya dengan diberikan wadah pelatihan sehingga meningkatkan skill dan nantinya dapat berwirausaha.

“Untuk pembangunan di Kelurahan Sukmajaya ini sudah mencapai 95 persen. Pembangunan bukan hanya infrastruktur, tapi termasuk manusianya. Contoh di Kelurahan Abadijaya, tempat saya tinggal, banyak pemuda yang memang kurang pembinaan. Karena terbentur dengan finansial untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.

Sebagai anggota DPRD yang duduk di bidang pendidikan dan kepemudaan, Turiman siap memperjuangkan usulan untuk pelatihan bagi karang taruna.

Sementara itu, anggota Fraksi PAN, Azhari, berpesan usulan yang masuk dalam Musrenbang adalah yang utama. Benar-benar dibutuhkan di lingkungan. “Kalau direncanakan dengan baik, insya Allah hasilnya akan baik. Karena anggaran yang dimiliki pemerintah kota cukup terbatas, supaya hal-hal yang diusulkan menjadi prioritas,” kata Azhari.

Musrenbang tersebut juga dihadiri anggota Fraksi Demokrat, Endah Winarti, anggota Fraksi PKS, Supariyono, Camat Sukmajaya, Ketua LPM Kelurahan Sukmajaya, Anwar Yudiono, ketua RW, RT, tokoh masyarakat, kader PKK, Ketua KTNA Sukmajaya, dan karang taruna. (ram)