Foto: Febrina/Radar Depok DIBAHAS : Rencananya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok akan bekerjasama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Depok dalam hal perubahan status pernikahan di ktp.
yamaha-nmax

 

DIBAHAS : Rencananya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok akan bekerjasama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Depok dalam hal perubahan status pernikahan di ktp. Foto: Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok bekerjasama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Depok, dalam hal perubahan status pernikahan di ktp. Nantinya, setiap ada pernikahan maka data dari pasangan langsung otomatis dikirim dari Kemenag, sehingga bisa langsung diubah Disdukcapil dan diproses cetak.

“Tahun ini kami berencana mempercepat proses perubahan status pernikahan sehingga masyarakat tidak perlu repot lagi dan lebih aman,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Depok, Suparta Sarbini, kepada Radar Depok.

Parta menambahkan, sosialisasi sudah dilakukan dengan mengundang Kemenag serta kepala kantor urusan agama (KUA) se-Kota Depok. Nanti pendaftaran di KUA sama seperti biasanya namun setelah menikahnya saja yang berbeda.

Dari Kemenag akan memberikan data secara online pasangan yang sudah menikah. Setelah itu warga bisa mengambil ktp langsung di masing-masing kantor kelurahan.

“Selain status ktp, Disdukcapil Kota Depok juga mempunya program ceria dimana bagi yang belum punya akte kini setiap rumah sakit atau bidan suda bekerjasama dengan kami sehingga memudahkan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Kemenag Depok, Chalik Mawardi mengatakan, bahwasanya angka penikahan di 2016 terjadi sekitar 13 ribu dalam setahun. Dengan adanya program seperti ini tentunya bisa bermanfaat bagi pasangan yang menikah.

Tidak perlu repot lagi mengurus sendiri untuk mengubah status pernikahan. Selain itu juga menghindari dari pernikahan yang berulang, sehingga lebih masyarakat lebih aman.

“Setiap tahun memang belasan ribu pasang menikah, dengan adanya program ini maka akan lebih teratur,” tutup Chalik.(ina)