Foto: Pebri/Radar Depok BELAJAR KEBUDAYAN: Lima orang Amerika mengunjungi SMPN 19 Depok dalam maksud World Race Team to Jakarta, kemarin.

 

BELAJAR KEBUDAYAN: Lima orang Amerika mengunjungi SMPN 19 Depok dalam maksud World Race Team to Jakarta, kemarin. Foto: Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Kemarin, SMPN 19 Depok kedatangan tamu dari luar negeri. Mereka adalah lima orang Amerika, dengan berbagai macam latar belakang. Kedatangan mereka, untuk mengetahui budaya negara timur yakno Indonesia, dan juga untuk mengenalkan budaya barat, yakni Amerika.

Salah satu orang Amerika yang datang tersebut, yakni Soloman mengatakan, ini adalah program World Race Team to Jakarta 2017. Dimana, dia bersama empat temannya akan berkeliling ke beberapa negara untuk mempelajari kebudayaan di negara yang mereka kunjungi, dan Indonesia menjadi negara pertama yang mereka datangi.

“Kami berbeda-beda latar belakangnya. Kalau saya (Soloman) lulusan dari Lingkungan Satwa Liar, Casey dari Bisnis Administrasi, Brittany dari Kriminologi, Nathan dari Biologi dan Marie dari Antropologi,” ucapnya kepada Radar Depok.

Soloman menjelaskan, timnya memang sengaja datang ke duni pendidikan di Indonesia. Karena, kebudayaan tidak bisa lepas dari dunia pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di negara tersebut. Mereka akan menghabiskan waktu selama sebulan di Indonesia, dan akan ke tiga daerah, yakni Bandung, Bogor dan Depok.

“Kami ingin budaya timur bisa bersahabat dengan budaya barat, dan juga sebaliknya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala SMPN 19 Depok, Muawanah menjelaskan, kedatangan orang Amerika tersebut sangat baik untuk siswa. Karena, dalam kesempatan tersebut, kelima orang Amerika itu, masuk ke dalam kelas-kelas dan melakukan diskusi tentang kebudayaan, baik yang dari timur ataupun dari barat.

Dalam kesempatan itu juga, Muawanah juga menjelaskan tentang profil dari SMPN 19 Depok. Diantaranya tentang program yang ditetapkan, kegiatan sekolah serta prestasi yang diraih sekolah, guru dan siswanya.

“Dengan datang ke kelas-kelas dan melakukan diskusi antara orang Amerika dengan siswa. Maka, memberikan pengalaman baru untuk siswa. Selain itu, juga membuka wawasan siswa tentang persahabatan budaya timur dengan barar,” terangnya. (peb)