INDAH/RADAR DEPOK Nurhayati SDN Abadijaya 2
yamaha-nmax

 

Nurhayati. SDN Abadijaya 2. Foto: Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Selain guru di sekolah, orangtua mempunyai peranan penting dalam mendidik anak. Karena keluarga merupakan pendidikan paling utama. Maka, tanpa kerja sama antara orangtua dan guru, program sekolah tidak akan berjalan dengan baik.

Hal ini dirasakan SDN Abadijaya 2. Kurangnya antusiasme belajar dari para siswa, membuat program sekolah yang telah dijadwalkan menjadi kurang maksimal.

Hampir 90 persen keadaan ekonomi orangtua siswa di SDN Abadijaya 2 kalangan bawah. Itu membuat orangtua kurang memperhatikan anak-anaknya dalam mengenyam pendidikan.

“Di sini 90 persen anak nggak mampu. Banyak anak yang orangtuanya jadi pemulung, tukang cuci, bahkan ada orangtuanya yang dipenjara. Jadi anak-anak itu tidak mendapat perhatian ketika di rumah,” kata Kepala SDN Abadi Jaya 2, Nurhayati, ditemui di kantornya Jalan Rinjani Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Semua guru agaknya harus sabar menerima siswa yang kurang diperhatikan orangtuanya. Berulang kali pihak sekolah mengumpulkan orangtua murid, berharap mereka memotivasi anak-anaknya supaya semangat mengenyam pendidikan.

“Kita ambil kebijakan untuk mengumpulkan orangtua murid. Kita memberitahukan supaya mereka membantu mendidik anak di rumah, karena waktu belajarnya lebih banyak di rumah daripada di sekolah. Tapi tetap tidak ada perubahan. Sepintar apapun guru di sekolah jika tidak didukung orangtua murid tidak akan berhasil,” kata Nurhayati.

Maka pihak sekolah berharap, sesibuk apapun pekerjaan orangtua tetap harus memperhatikan pendidikan anaknya.

“Luangkan waktu untuk menemani mereka belajar. Motivasi dari orangtua sangat diperlukan agar anak merasa diperhatikan,” tukas Nurhayati. (cr1)