Foto: Ferdian/Radar Depok DIAMANKAN: Mahmud alias Rahmad (46) Diamankan Tim Buser Polsek Sawangan di Jalan Pengasinan RT 03/RW06 Kelurahan Pengasinan, Sawangan.
yamaha-nmax

 

DIAMANKAN: Mahmud alias Rahmad (46) Diamankan Tim Buser Polsek Sawangan di Jalan Pengasinan RT 03/RW06 Kelurahan Pengasinan, Sawangan. Foto: Ferdian/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Mahmud alias Rahmad (46), diamankan Tim Buser Polsek Sawangan di Jalan Pengasinan RT 03/RW06, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan. Dia ditangkap lantaran diduga menipu Nurokhman (49), atas kasus jual beli tanah di kawasan Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari pada tahun 2011.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menceritakan, Mei 2011 terlapor menjual sebidang tanah di RT01/RW04 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari seluas 890 m2 kepada korban dengan harga Rp150 juta. Sebelumnya, terlapor meyakinkan korban, bahwa tanah tersebut adalah miliknya dan tidak bersengketa.

“Selanjutnya, pelapor mau beli tanah tersebut kemudian di cek lokasi dan diadakan pengukuran. Kemudian, mereka sepakat pembayaranya bertahap,” paparnya ditemani Kapolsek Sawangan, Kompol Sutarjo dan Kanit Reskrim Polsek Sawangan, AKP Darminto.

Setalah pembayaran bertahap senilai Rp140 juta rampung, kata dia, kemudian terlapor memberikan akte jual beli dan setelah lima bulan diberikan akte.

Pelapor bermaksud untuk membuat sertifikat tanah tersebut,  tetapi petugas kelurahan setempat mengatakan tanah bukan milik pelapor dan akte juaĺ beli dikatakan palsu.

“Korban merasa dirugikan dan membuat laporan polisi, dan pada hari Kamis 26 januari 2017, tersangka ditangkap dan dibawa ke Polsek Sawangan guna penyidikan lebih lanjut,” ungkap dia.

Lebih lanjut. polisi mengamankan barang bukti kwitansi jual beli tanah dan akte tanah palsu yang diberikan kepada korban. (bry)