yamaha-nmax

RADAR DEPOK.COM – Kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group (PMG) masih terus berjalan. Hingga kini keberadaan Bos Pandawa, Salman Nuryanto belum diketahui. Padahal, akibat ulahnya dana yang sudah terhimpun mencapai Rp 3,8 triliun, dan mesti dikembalikan 1 Februari 2017.

Ketua Satgas Waspada Investas,i Tongam Lumban Tobing mengataku, sampai sekarang keberadaan Salman Nuryanto tidak diketahui. Otoritas Jasa keuangan (OJK) meminta Salman Nuryanto mengembalikan dana nasabah sampai 1 Februari 2017.

Perjanjian pengembalian tersebut telah disepakati sebelumnya oleh bos Pandawa Group itu pada November 2016. Pihaknya juga menyerahkan penyidikan kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan Salman oleh polisi.

Lebih lanjut, Tongam menuturkan, dari data yang didapatkan OJK dari seorang peneliti di Pandawa Group, lembaga investasi bodong itu telah menghimpun dana mencapai Rp 3,8 triliun. “Jumlah dana tersebut dikumpulkan dari 549 ribu nasabah Pandawa Group di seluruh Indonesia,” katanya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Terpisah, Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK, Hendrikus Ivo menyatakan, sampai hari ini Satgas belum memperoleh laporan dari pengurus Pandawa Group mengenai pengembalian dana nasabah. “Tetapi pada saat dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban oleh Satgas Waspada Investasi. Pihak-pihak yang bertanggungjawab berjanji menyelesaikannya paling lambat tanggal 1 Februari 2017,” kata Hendrikus.

Ia menambahkan, pengurus koperasi tersebut juga belum melaporkan kepada sekretariat Satgas mengenai realisasi atas janji yang mereka sampaikan.

Satgas masih akan menunggu sampai 1 Februari. Hendrikus menekankan, bila sampai waktu yang dijanjikan pengurus KSP Pandawa Group tidak mengembalikan sesuai janji, maka Satgas akan bertindak tegas.

“Kami segera law enforcement melalui anggota Satgas dari Bareskrim, Mabes Polri, dan Polda Metro jaya,” ujar Hendrikus.(ade)

Kasus KSP Pandawa Mandiri Group

– Salman Nuryanto belum diketahui keberadaannya

– Dua bangunan milik Pan dawa sudah digaris police line

– OJK akan tegas menindak Pandawa jika tak mengebalikan dana

– Tercatat Pandawa menghimpun dana mencapai Rp 3,8 triliun

– Dana tersebut dari 549 ribu nasabah