JUNIOR/RADAR DEPOK TAMPIL: Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama kala tampil bersama Soneta dalam acara Tasyakuran Rakernas Partai Idaman di Studio Soneta, Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, kemarin. Tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur terbitnya Keputusan Menteri Hukum dan HAM terkait pengesahan Badan Hukum Partai Idaman.
yamaha-nmax

 

TAMPIL: Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama kala tampil bersama Soneta dalam acara Tasyakuran Rakernas Partai Idaman di Studio Soneta, Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, kemarin. Tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur terbitnya Keputusan Menteri Hukum dan HAM terkait pengesahan Badan Hukum Partai Idaman. Foto: Junior/Radar Depok

DEPOK Ketua Umum Partai Islam, Damai, Aman (Idaman), Rhoma Irama memastikan jika sampai saat ini pihaknya belum menetukan sikap politik di Pilkada DKI 2017. Meski demikian, ia tak menampik jika sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan para calon. Semisal dengan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Sampai saat ini kami belum ada, katakanlah dukungan konkret  belum ada,” ungkap Rhoma saat menggelar Tasyakuran Rakernas Partai Idaman di Studio Soneta, Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, kemarin.

Rhoma pun berjanji akan segera membahas arah dukungan Partai Idaman, apakah mau ikut di putaran pertama atau kedua. “Setelah kita pleno dulu. Kita lihat dinamika politik ke depan,” ujar Si Raja Dangdut tersebut.

Pantauan Radar Depok, pada acara tasyakuran, nampak Anies Baswedang menghadiri. Hal ini yang kemudian memunculkan dugaan jika Partai Idaman sudah mengarahkan dukungan ke pasangan nomor tiga tersebut.

Tentang ini, Rhoma mengatakan jika memang Anies sengaja diundang dalam kegiatan tersebut. Pun demikian bagi Agus Harimurti Yudhoyono. Namun sayang, pria yang kerap disapa AHY itu tak datang. Cuma dihadiri perwakilan.

“Kandidat kedua Gubernur (Anies dan Agus) kami undang. Alhamdulillah Pak Anies datang. Ahok tidak diundang karena beliau sudah terdakwa,” tegasnya.

Ingin Memberikan Keamanan dan Kedamaian

Masih dalam kesempatan tasyakuran. Rhoma memberikan penjelasan tentang ideologi partainya. Pelantun tembang ‘Adu Domba’ itu mengatakan bila Partai Idaman ingin mencerminkan citra Islam yang rahmatan lil ‘alamin, atau Islam yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta.

“Memberikan kedamaian dan keamanan. Menyerukan dan menghormati perbedaan. Menyerukan persatuan. Dan mempertahankan pancasila dari ideologi yang mengancam,” beber dia.

Lebih lanjut, ia juga membela Islam dalam keterpinggiran. Dan stigma-stggma negatif. “Kita ingin melursukan. Islam sangat santun, sangat toleran, dan pluraris,” tegasnya.

Dan kini, Rhoma mengatakan bila saat ini pihanya tengah mnggenjot kaderisasi keanggotaan partai. Hal ini sebagai persyaratan verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lebih lanjut, ia juga tengah mempersiapkan pembentukan struktur di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Basis terbesar kami di Indonesia,” ucapnya tersenyum.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan bila sampai saat ini Partai Idaman belum memiliki kepengurusan di Kota Depok.

“Yang sudah melapor baru Partai Berkarya. Cuma mereka sedang dalam penyelesaian masalah. Kalau Partai Perindo sudah,” jelasnya.

Walau demikian, tambah Dadang, beberapa waktu lalu Partai Idaman sudah menyerahkan sejumlah berkas ke kesbangpol. Kini sedang dalam tahap verifikasi.

“Berkas yang diserahkan adalah SK DPP, kepengurusan DPP, sama SK Menkumham. Pokoknya kami menyambut baik setiap partai politik,” pungkasnya. (jun)