Foto: Pebri/Radar Depok PERTUNJUKAN: Siswa SMAN 8 Depok menampilkan tari tradisional dalam kegiatan pensi yang bernama FAS Cartoon, Sabtu (21/1).
yamaha-nmax

 

PERTUNJUKAN: Siswa SMAN 8 Depok menampilkan tari tradisional dalam kegiatan pensi yang bernama FAS Cartoon, Sabtu (21/1). Foto: Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – SMAN 8 Depok mengadakan pentas seni (pensi) dengan nama FAS Cartoon. Nama FAS tersebut yakni Festival Art Smande, jadi ingin momen tersebut sebagai wadah siswa dalam berkreasi dan belajar. Karena, menurut Ketua Pelaksana, Bagus Bramantyo, pensi adalah sebuah pertunjukan yang menampilkan potensi dan bakat siswa.

“Kami ingin mengenalkan SMAN 8 Depok kepada khalayak umum. Dimana, sekolah itu, tidak hanya sekedar belajar dan menuntut ilmu pengetahuan saja. Tetapi, segala potensi dan bakat yang ada di dalam diri siswa, juga dilatih dan diasah menjadi lebih baik,” ucapnya.

Bagus menjelaskan, pensi ini juga merupakan bagian dari kesiswaan dan OSIS di SMAN 8 Depok. Jadi, semua pihak terlibat dalam kegiatan yang dilangsungkan pada Sabtu (21/1) tersebut. Oleh karena itu, Bagus mengusung konsep dalam kepanitiaan, dari kita, oleh kita dan untuk kita.

“Kami menampilkan berbagai potensi dan bakat siswa, dan juga ada beberapa bintang tamu, yang salah satunya adalah Budi Doremi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely mengatakan, pensi memang menjadi agenda tahunan di SMAN 8 Depok, dan digunakan sebagai ajang untuk menampilkan potensi dan bakat serta kreativitas siswa.

Karena, siswa di sekolah dilatih juga untuk keseimbangan antara perkembangan otak kiri dan kanan. Dimana, di pensi tersebut, siswa belajar bagaimana manajemen dalam membuat sebuah acara. Tidak hanya itu saja, mereka juga harus belajar mandiri dan bertanggung jawab.

“Di sekolah itu tidak hanya sekedar menciptakan siswa yang pintar dalam segi ilmu pengetahuan. Tetapi, juga paham dan mengerti tentang bidang yang lainnya, yang salah satunya adalah bidang sosial,” tuturnya. (peb)