FERDIAN/RADAR DEPOK MENUNJUKAN: Salah satu anggota LPM Kelurahan Serua,  menunjukan saluran air yang baru dibuat kemarin.
yamaha-nmax

 

MENUNJUKAN: Salah satu anggota LPM Kelurahan Serua,  menunjukan saluran air yang baru dibuat kemarin. Foto: Ferdian/Radar Depok

SERUA – Perbaikan kantor Kelurahan Serua yang baru rampung belum lama  ini, dinilai mengecewakan oleh LPM dan pihak kelurahan. Hal ini lantaran pengerjaannya meninggalkan pekerjaan rumah  baru yang harus diselesaikan pihak kelurahan dan LPM.

Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki mengutarakan, perbaikan kantor kelurahan yang dilakukan pemborong malah merusak  salah satu tembok ruangan yang ada di sebelah barat kantor.

Tidak  hanya itu, lantai dua yang kembali  dibangun juga terkadang terdapat genangan air karena laintainya tidak dibikin salurah air.

“Harusnya memang diperbaiki yang rusak atau yang belum bagus, tetapi pemborong belum memberikan jawaban yang spesifik terkait tindakan apa yang bisa dilakukan,” terang dia kepada Radar Depok belum lama ini.

Tidak hanya itu, menurut dia hingga saat ini pihaknya juga belum mengetahui, apakah pemborong telah melunaskan pembayaran bahan bangunan di toko material, karena pihaknya belum mendapat Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami telah meminta (RAB, red), tetapi belum ada tanggapannya juga dari pemborong.

Dan lebih parahnya, hingga kini, saya harus memberikan biaya tambahan untuk  mengangkat puing-puing bekas bahan bangunan yang harusnya jadi tanggungjawab pemborong, dan membuat saluran air di  lantai dua,” jelas dia.

Lurah Serua, Dede Hidayat mengaku, harusnya pemborong dapat memberikan kerja terbaiknya, bukan malah menyisahkan pekerjaan baru yang harus diselesaikan pihak lain.

“Pekerjaan harusnya rapih, kami sudah minta juga RAB-nya untuk laporan kelurahan, tapi belum ada,” terang dia singkat.(bry)