RAPAT: Pengurus DPC PPP Kota Depok saat melaksanakan Muscab III beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Sawangan. Foto : Istimewa
yamaha-nmax
RAPAT: Pengurus DPC PPP Kota Depok saat melaksanakan Muscab III beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Sawangan. Foto : Istimewa

DEPOK Partai Persatuan Pembangunan (PPP), hari ini merayakan hari jadinya (Harlah) ke-44. Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiah berharap agar seluruh kader PPP, khususnya di Kota Depok, untuk dapat menyegarkan kembali tentang sejarah PPP.

Dikatakannya, partai berlambang Kabah ini lahir dari rahim ulama.  Mereka, kata Qonita, sudah berjuang membentuk dan mendirikan partai hingga saat ini. Maka dari itu, diharapkan para kader PPP dan pengurus partai tidak keluar dari ruh pendiri partai.

“Yang pasti menegakan amar ma’ruf nahi mungkar. Partai kami tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Karena kami di partai ini berdiri di dalam wadah NKRI. Di dalamya terdapat berbagai seperti macam budaya, suku, bahasa, dan agama,” kata Qonita kepada Radar Depok, kemarin.

PPP di Kota Depok, ujarnya, akan merangkul kembali para pendiri partai, seperti para alim ulama dan kyai. Meski memang selama ini, dirinya sudah sering berkonsultasi dan meminta masukan dengan para ulama dalam kemajuan partai bernuansa hijau ini.

“Karena partai kami memiliki jargon ‘PPP Bergerak Bersama Rakyat’,” ucap dia.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok ini menambahkan, PPP akan tampil sebagai partai yang lebih modern.

“Dengan sistem kebijakan yang lebih transparan dan pembaruan semua kalangan. Saya pikir PPP akan berjuang lebih berat lagi kedepan,” tegasnya.

Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah mengatakan untuk merayakan Harla PPP ke-44, para pengurus partai diberbagai tingkatan akan mengadakan doa bersama di wilayahnya masing-masing.

Pihaknya juga akan memeriah dengan memasang umbul-umbul dan bendera.

“Saya selaku Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PPP berharap konflik yang ada dipusat cepat reda dan berakhir. Sehingga kami bisa melakukan konsolidasi dan kaderisasi,” harapnya.

Dia juga ingin agar momen setahun sekali ini ini bisa menjadi pelecut untuk introspeksi diri agar lebih menguatkan kembali perjuangan pendiri partai.

“Serta mengaktualisasikan perjuangan partai untuk kepentingan umat,” harapnya. (irw)

Tentang Harlah PPP

-Harlah (hari jadi) PPP Ke-44 jatuh pada 5 Januari 2017.

-Di Harlah PPP ke 44 diharapkan Kader PPP untuk menyegarkan kembali kebelakang tentang sejarah PPP berdiri

-Kader PPP dan pengurus partai diminta tidak keluar dari ruh pendiri partai. Pendiri partai berasal dari para ulama dan kyai

-Diberbagai tingkatan para pengurus mengadakan doa bersama di wilayah masing-masing.

-Memasang umbul-umbul spanduk dan bendera PPP di jalan-jalan.