Febrina/Radar Depok PERINGATI : Rutan Depok memperingati Maulid Nabi bersama 100 santri binaan.
PERINGATI : Rutan Depok memperingati Maulid Nabi bersama 100 santri binaan. Foto: Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kota Depok, merayakan Maulid Nabi bersama ratusan narapidana di Masjid Baiturrahman, lingkungan Rutan Depok, Sukmajaya, Kamis (12/1). Giat yang menggandeng Yayasan At-Taubah ini sekaligus memberikan pembinaan kepada seluruh warga binaan dalam membentuk moral.

“Sudah dua tahun ini kami bekerjasama dengan yayasan At Taubah dalam pelaksanaan pembinaan moral melalui pesantren dalam rutan,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman kepada Radar Depok, kemarin.

Sohibur menambahkan, warga binaan Rutan Depok yang menjadi santri 100 orang, mayoritas divonis atas kasus kejahatan konvensional dan sebagian terjerat narkoba. Kegiatan pesantren ini wajib dilakukan bagi warga binaan yang beragama Islam. Tujuan pesantren ini adalah memberikan pendekatan secara emosional, psikologis, untuk mengajak lebih ke arah yang lebih baik lagi selepas keluar Rutan.

Sementara itu selain pesantren sebagai pembinaan moral warga binaan, petugas juga memberikan keterampilan membuat limbah jadi barang berharga.

Ketua Yayasan At Taubah, KH Abu Bakar Madris menambahkan, dalam pelaksaan program pesantren dalam rutan ini pihaknya menurunkan lima ustadz sebagai tenaga pendidik.

“Metode pembekalan yang akan diberikan lanjut Abu Bakar, yaitu melalui pendekatan secara psikologis seperti membaca Al quran, ilmu fiqih, dan pengajian umum,” tutupnya.(ina)