Foto: Ade/Radar Depok MASUKAN: Kelurahan Boponter, Cipayung, menggelar Musrenbang di aula kelurahan. Camat Cipayung memberikan sambutan.
yamaha-nmax

 

MASUKAN: Kelurahan Boponter, Cipayung, menggelar Musrenbang di aula kelurahan. Camat Cipayung memberikan sambutan. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pengadaan gerobak sampah, perbaikan jalan, dan penataan drainase mewarnai diskusi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, yang dilaksanakan di aula kelurahan, Senin (23/1). Diskusi melibatkan utusan dari 13 RW.

Lurah Boponter, Bachtiar Satria Buana, mengatakan, untuk perbaikan drainase, dirinya berharap agar dilakukan di jembatan dekat kantor kelurahan. Aliran air yang mengalir di bawah jembatan yang lokasinya masuk RW04 ditengarai sudah terlalu dangkal.

“Karena posisinya dekat kantor kelurahan maka saya berharap itu menjadi prioritas. Itu pun juga sesuai dengan keputusan Musrenbang,” katanya.

Bachtiar juga mengajukan kepada peserta Musrenbang untuk memasukan perbaikan kantor kelurahan dalam usulan. “Minimal membangun satu lantai lagi ke atas. Ini sudah sangat sempit, apalagi aulanya,” keluhnya.

Camat Cipayung, Asep Rahmat, yang ikut hadir mengimbau peserta Musrenbang agar membuat rencana usulan yang menghasilkan konsep gagasan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang merupakan jalur untuk mengusulkan kebutuhan masyarakat, yang kemudian akan dijadikan data base bagi pemerintah, terkait kebutuhan masyarakat, berdasarkan skala prioritas. Jadi kiranya Musrenbang ini dapat menghasilkan konsep gagasan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Asep juga berharap agar bahasan tidak hanya terkait dengan pembangunan fisik, namun juga peningkatan SDM perlu diperhatikan. “Pembangunan sebuah wilayah bukan hanya dilihat dari infrastrukturnya saja, sumber daya manusianya juga perlu diperhatikan,” kata Asep. (ade)