DICKY/RADARDEPOK KAPAN DIKEMBALIKAN: Salah seorang nasabah, Joko Prayitno tengah menuju kediaman Nuryanto di Komplek Palem Ganda Asri Kelurahan/Kecamatan Limo, guna menanyakan uang miliknya, kemarin.
KAPAN DIKEMBALIKAN: Salah seorang nasabah, Joko Prayitno tengah menuju kediaman Nuryanto di Komplek Palem Ganda Asri Kelurahan/Kecamatan Limo, guna menanyakan uang miliknya, kemarin. Foto: Dicky/Radar Depok

Nasib Nasabah Pandawa

Batas waktu yang diberikan Satgas Waspada Investasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Pandawa Mandiri Group tinggal beberapa minggu lagi. Sejumlah nasabah terus berdatangan, guna mengetahui nasib uang mereka di Pandawa Mandiri Group. Kemarin, masih saja ada puluhan nasabah yang datang menanyakan uangnya kembali. Seperti apa kishanya berikut penelusuran junalis Radar Depok Dicky Agung Prihanto.

Duduk di pendestrian Jalan Komplek Palem Ganda Asri Kelurahan/Kecamatan Limo, salah seorang nasabah Pandawa Mandiri Group, Joko Prayitno menunggu dengan sabar pimpinan Pandawa Mandiri Group, Nuryanto Salman. Harapannya hanya satu  ingin mengetahui kejelasan uang miliknya.

“Saya sedang menunggu Nuryanto tentang kejelasan uang yang saya simpan di Pandawa,” ujar pria berusia 50 tahun ini.

Joko mengatakan, telah menyimpan uang sebesar Rp65 juta di Pandawa Mandiri Group sejak tiga bulan lalu. Dia baru dua kali mendapatkan hasil dari Pandawa dengan bunga 10 persen dari uang yang dia simpan. Namun, menjelang bulan ketiga dia tidak mendapatkan kembali bunga 10 persen tersebut.

Padahal, lanjut Joko melalui uang tersebut akan dia bayarkan kepada bank, karena sebelumnya dia telah meminjam uang kepada bank. Joko menceritakan, guna bergabung dengan Pandawa dia menggadaikan sertifikat rumah dengan cara meminjam uang kepada bank sebesar Rp100 juta.

“Uang Rp100 juta tidak semuanya saya gunakan, karena sebagian digunanakan saudara saya,” terang pria asal Ciledug, Tangerang.

Saat ini, sambung Joko harus memutar otak guna membayar pinjaman bank sebesar Rp4 juta. Sedangkan, dalam membayar pinjaman bank dia mengandalkan bunga dari Pandawa.

Setelah mengetahui bahwa permasalahan Pandawa Mandiri Group, dia akan mencoba menunggu hingga batas waktu yang telah ditentukan dalam pengembalian uang nasabah.

“Kalau tidak dikembalikan, saya akan merasa tertipu dan akan melaporkan ke pihak berwajib,” ucap Joko. (dic)