yamaha-nmax

RADAR DEPOK.COM –  Merujuk Tata Tertib DPRD Kota Depok dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2010, rotasi Alat Kelengkapan Dewan bakal dilaksanakan pada Maret 2017.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari mengatakan,  pelaksanaan rotasi alat kelengkapan dewan memang sudah diatur. Prosesnya 2,5 tahun sekali. “Pelaksanaan sekitar bulan April atau Maret. Sesuai Tatib,” kata Yeti kepada Radar Depok, kemarin.

Dalam proses rotasi pergantian alat kelengkapan dewan, kata Yeti bahwa yang memiliki wewenang dalam rotasi pergantian pimpinan yaitu ketua fraksi dan hak mutlak untuk pemilihanya ada di setiap anggota alat kelengkapan.

“Pastinya, karena fraksi merupakan kepanjangan tangan dari partai,” ucap Politisi Partai Gerindra.

Menyikapi proses ini, Fraksi PPP DPRD Kota Depok menginginkan agar rotasi disesuaikan dengan kenyamanan kerja, minat, latar belakang dan bakat para anggota DPRD.

“Jangan sampai pindah dari kedudukan yang sekarang, tidak sesuai minat dan latar belakang Dewan,” kata Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiah.

Lebih lanjut kata dia, dalam pelaksanaan rotasi tidak akan ada tekanan secara otoriter.

“Intinya para dewan sama tujuanya. Untuk meningkatkan kualitas kerja dan perjuangan partai,” bebernya.

Ia menambahkan, dalam kedudukan di alat kelengkapan dewan. Fraksi PPP akan disesuai  dengan empat kursi yang dimiliki. “Yang pasti posisi Fraksi PPP di dewan sesuai porsi dengan empat kursi,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Depok, Iing Hilman mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melaksanakan komunikasi dengan pihak fraksi lain, seperti Fraksi PPP dan PDI Perjuangan terkait rencana rotasi alat kelengkapan.

“Komunikasi tahap awal dengan fraksi lain. Dengan harapan dilaksanakan dengan proposional yang melewati jalur moderat, artinya sama-sama timbul rasa enak dan kebersamaan,” kata Iing.

Ia menjelaskan, proposional ini disesuaikan dengan jumlah kursi di tiap fraksi. Dimana, kata dia, Fraksi Gerindra sendiri menginginkan proses rotasi alat kelengkapan dewan nantinya, tidak mengenal koalisi.

“Kami tidak mengenal koalisi. Tapi kebersamaan dalam perjalanan fungsi dan pokok anggota dewan berjalan harmonis,” ungkapnya.

Selain itu, kata Iing, pihaknya belum melaksanakan rapat internal untuk membahas soal rotasi tersebut.

“Sampai saat ini baru tahap awal dan belum bicara formal. Saya belum hembuskan ke partai. Tapi tetap koordinasi dengan partai yaitu Ketua DPC Partai Gerindra, karena ketua fraksi memiliki peran dalam hal itu,” katanya. (irw)