RETNO/RADARDEPOK TINJAU: Tim Monitoring antara lain Lurah Pondok Cina, Hendar Fradesa, LPM Pondok Cina, Munir, Ketua FK LPM Kecamatan Beji, Nano Sutrisna, RT, RW, Bimaspol, Babinsa dan Tokoh Masyarakat meninjau RTLH milik Suryadi di RT 02/09 yang sudah rampung.

 

TINJAU: Tim Monitoring antara lain Lurah Pondok Cina, Hendar Fradesa, LPM Pondok Cina, Munir, Ketua FK LPM Kecamatan Beji, Nano Sutrisna, RT, RW, Bimaspol, Babinsa dan Tokoh Masyarakat meninjau RTLH milik Suryadi di RT 02/09 yang sudah rampung. Foto: Retno/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan Kelurahan Pondok Cina, dimonitoring Forum Komunikasi (FK) LPM Kecamatan Beji. Ketua FK LPM Kecamatan Beji, Nano Sutrisna mengatakan, dalam kegiatan tersebut, dirinya tidak sendirian, tetapi juga bersama Lurah Pondok Cina, Hendar Fradesa, LPM Kelurahan Pondok Cina, Munir dan elemen lainnya.

“Kami melakukan monitoring RTLH di Kelurahan Pondok Cina. Kami ingin memantau sudah sampai tahan apa pengerjaannya. Karena kasian para warga pemilik RTLH, apabila rumah mereka tidak selesai dengan cepat,” kata Nano Sutrisna kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, ungkapnya, secara keseluruhan perehaban RTLH di Kecamatan Beji sudah hampir selesai dikerjakan sesuai dengan RAB. Monitoring berfungsi sebagai pengontrol proses pembangunan yang dilaksanakan. “Program rehab RTLH, sangat diperlukan masyarakat yang tidak mampu, untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Pondok Cina, Munir menuturkan, di wilayahnya ada 19 RTLH yang mendapatkan bantuan perehaban. Karena, program RTLH merupakan bukti nyata dari Pemkot Depok, membantu warga kurang mampu.

“Sebab pada dasarnya rumah bukan untuk berteduh semata, tetapi juga sebagai tempat berkumpul keluarga. Untuk itu, dibutuhkan rumah yang nyaman untuk ditinggali bersama,” ungkapnya.

Sampai sekarang ini, pengerjaan rehab RTLH, sudah 80 persen terselesaikan di Kelurahan Pondok Cina. Karena itu, Munir optimis target semuanya akan selesai pada akhir Januari 2017.

”Mudah-mudahan, akhir Januari 2017 seluruh RTLH rampung di Pondok Cina. Kalau untuk kondisi RTLH yang paling parah ada di RT 03/06 milik Dwi Yulianto,” tandasnya. (ret)