Febrina/Radar Depok MEMPERLIHATKAN : Kepala UPT LPSE Kota Depok, Agus Setiawan saat berada di ruang bidding.
MEMPERLIHATKAN : Kepala UPT LPSE Kota Depok, Agus Setiawan saat berada di ruang bidding. Foto:  Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Upaya mendukung terwujudnya proses lelang yang transparan, kompetitif dan efisien. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Depok kini menyediakan fasilitas berupa ruang bidding. Ruangan yang dilengkapi fasilitas pendukung itu dapat digunakan penyedia barang dan jasa untuk mengupload dokumen penawaran.

Kepala UPT LPSE Kota Depok, Agus Setiawan menyatakan, mengupload di ruang bidding ini memudahkan penyedia barang/jasa melakukan upload penawaran secara langsung via LAN ke server SPSE. Artinya di situ asas kompetitif dan efisien jelas terlihat untuk semua penyedia. Jadi nggak membeda-bedakan. Selain itu resiko kegagalan dapat diminimalisir, karena ruang bidding ini sudah kita fasilitasi jaringan yang kuat.

Dikatakannya, ruangan tersebut dilengkapi dengan 12 komputer dan tiga Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap memberikan pelayanan bantuan teknis dan pendampingan seperti verifikasi, registrasi dan helpdesk layanan pengguna.

“Layanan Pengguna LPSE ini akan diberikan dari proses perencanaan, pelaksanaan lelang sampai selesai, nantinya diawali dari proses perencanaannya, misalkan pelatihan bantuan teknis untuk input RUP sistem perencanaan. Nah, kalau sudah jadi RUP, siap paket dilelangkan ke BLP,” terang Agus.

Setiap harinya pada jam kerja, kata dia, LPSE menerima Pengguna Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) seperti PPK, Pokja, pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa Namun, jumlahnya tidak menentu dan tidak ada syarat minimal kuota peserta.

“Tujuan mereka, selain untuk menggunakan ruang bidding, biasanya kami juga menerima komplain permasalahan aplikasi SPSE, pelatihan dan Bantuan Teknis untuk mengoperasikan Aplikasi Lingkup Pengadaan Barang/Jasa elektronik” tandasnya.(ina)