PEBRI/RADAR DEPOK KELENGKAPAN SEKOLAH: Kepala SDN Cipayung 1, Mujaya (kiri), ketua panitia pembangunan toilet, Tarsan (tengah) dan guru, Ade Ernawati berada di depan toilet di lantai 2.
yamaha-nmax

 

CIPAYUNG – Dalam rangka program 100 hari kerja menjadi Kepala SDN Cipayung 1, Mujaya, membuat terobosan program. Dimana, untuk kali ini terobosannya adalah program dalam hal sarana dan prasarana.

Dengan bermodalkan uang Rp 7 juta, dibuatlah toilet siswa dan wastafel di lantai dua. Dengan begitu, sekarang SDN yang berlokasi di Jalan Raya Jembatan Serong, No. 16, Kecamatan Cipayung ini memiliki empat toilet.

Ketua panitia pembangunan toilet, Tarsan, mengatakan, sebelumnya SDN Cipayung 1 hanya memiliki tiga toilet saja, dan semuanya berada di lantai 1. Dengan begitu, siswa yang berlajar di lantai 2, jadi harus turun tangga dulu untuk ke toilet. Bahkan, guru pun juga harus turun ke bawah jika ingin berurusan dengan toilet.

“Kini dengan adanya toilet di lantai 2, maka siswa dan guru yang sedang berada di lantai 2, jadi lebih mudah jika ingin ke toilet,” ucapnya kepada Radar Depok.

Tarsan menjelaskan, di lantai 2 tersebut, digunakan untuk belajar siswa kelas V dan VI untuk jam belajar pagi. Sedangkan, untuk jam belajar siang ruangan di lantai 2 digunakan siswa kelas III dan IV. Total rombongan belajar (rombel) di SDN Cipayung 1 ada 18, dan untuk jumlah siswanya ada 728 siswa.

“Meski pun masih jauh dari standar, setidaknya bisa terpenuhi pelan-pelan, termasuk dalam jumlah toilet di sekolah. Karena, jika melihat standarnya, 1 toilet untuk 20 siswa tentu masih jauh dari kurang.

Tetapi, ini adalah usaha dari pihak sekolah untuk menjadi lebih baik,” terangnya. (peb)