PEBRI/RADAR DEPOK DIRESMIKAN: Walikota Depok, Mohammad Idris, Senin (9/1), menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya gedung SDN Kalibaru 6 yang telah diperbaiki dari APBD Kota Depok tahun 2016 senilai Rp675 juta.
yamaha-nmax

 

DIRESMIKAN: Walikota Depok, Mohammad Idris, Senin (9/1), menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya gedung SDN Kalibaru 6 yang telah diperbaiki dari APBD Kota Depok tahun 2016 senilai Rp675 juta. Foto: Pebri/Radar Depok

CILODONG – Akhirnya setelah 10 bulan menumpang di SMPN 6 Depok, kini siswa dan guru SDN Kalibaru 6 sudah bisa menempati gedung sekolahnya sendiri. Kemarin Walikota Depok, Mohammad Idris, meresmikan empat ruangan yang dibangun melalui APBD Kota Depok Tahun 2016 senilai Rp675 juta.

Kepala SDN Kalibaru 6, Ratna Iswari, mengatakan, dengan adanya bantuan pembangunan gedung yang roboh pada 26 Februari 2016 tersebut, dan menjadi empat ruang kelas. Kini SDN yang berlokasi di Jalan Mandor Sanim, RT02/05, Kecamatan Cilodong tersebut, memiliki delapan ruang kelas.

“Ini adalah buah dari kesabaran siswa dan guru menunggu proses perbaikan selesai,” ucapnya kepada Radar Depok.

Tidak berhenti di sana saja, rencananya SDN Kalibaru 6 juga akan mendapatkan bantuan perbaikan sekolah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di tahun 2017.

Rencananya empat ruang kelas yang belum tidak teranggarkan di APBD Kota Depok, akan direhab dan dibangun menjadi dua lantai. Jadi empat ruang di lantai 1 dan empat ruang lagi di lantai 2.

“Sekarang ini, jumlah siswa di SDN Kalibaru 6 ada 326 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel),” katanya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohamad Idris menuturkan, kekurangan sarana dan prasarana jangan sampai mengurangi semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan.

Karena, dengan memiliki sumber daya manusia (SDM) yakni guru dan tenaga kependidikan, bisa membuahkan pendidikan yang berkualitas. Pemimpin masa depan, adalah buah dari apa yang kita lakukan sekarang ini.

“Jangan lupa ada trilogi pendidikan, yakni sekolah, orangtua dan juga masyarakat yang peduli dengan pendidikan. Mereka yang memiliki peran untuk memajukan dunia pendidikan dalam segala bidang,” katanya. (peb)