yamaha-nmax

IST

JAGO MERAH NGAMUK : Gudang kosmetik milik PT Yabetta di Jalan Kemakmuran Raya, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya Depok,  terbakar, Sabtu (31/12).

DEPOK-Gudang kosmetik milik PT Yabetta di Jalan Kemakmuran Raya, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya Depok,  terbakar, Sabtu (31/12). Hingga kini belum diketahui jelas penyebab kebakaran gedung berlantai tiga tersebut. Polisi akan memanggil empat orang untuk dimintai keterangan guna mencari musababnya kebakaran.

Saksi mata, Nita mengatakan, tidak tahu pasti kapan api muncul. Setahunya, kepulan asap tiba-tiba muncul dari gudang yang berada di lantai tiga sekitar pukul 14.20 WIB.

“Saya lagi di dalem, lagi kerja, tiba-tiba gedung di belakang itu banyak asep. Karena saya takut, saya matikan aja semua listrik,” ucapnya singkat.

Kejadian tersebut membuat jalan raya sedikit tersendat. Sebab, banyak warga yang memadati untuk menonton pemadam kebakaran memadamkan si Jago merah. 15 petugas pemadam yang berada berada di lokasi berusaha memadamkan api.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Sulaeman mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Karena saat kebakaran terjadi pada pukul 14.20 WIB, beberapa pekerja sedang memasang atap rooftop di gudang tersebut.

“Kami belum bisa memastikan kenapa ini bisa sampai terbakar. Apakah ada kelalaian dari tukang atau konselting listik,” kata Sulaeman.

Sehingga, Sulaeman melanjutkan, keempat orang itu akan dimintai keterangan di Malpolsek Sukmajaya terlebih dahulu, guna memastikan penyebab kebakaran di gudang berlantai III tersebut. “Kami akan tanyakan tukang yang bekerja itu sama satu satpamnya juga. Sementara ini lokasi kejadian telah diberi garis polisi,” Sulaeman menjelaskan.

Empat orang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Mereka adalah Syamsudin, Ariefudin, Riyanto, dan seorang satpam.

Sementara, seorang pekerja bagunan Syamsudin, mengatakan, awalnya ia bersama kedua temannya, Ariefudin dan Riyanto sedang memasang atap rooftop di gudang tersebut. Tiba-tiba api keluar dari bawah. “Saya kerja di samping, tiba-tiba api keluar,” kata dia.

Syamsudin sendiri tidak mengetahui persis asal api tersebut. Dia malah panik, kemudian bersama kedua temannya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadaanya. Tapi api tak kunjung padam.

“Saya berusaha padamin api pakai ember. Api tidak juga padam, malahan besar. Saya turun langsung ke bawah,” ujar dia.(hmi)