yamaha-nmax

TAMBAHAN PELAJARAN: Siswa SMPN 6 Depok mengikuti program Sekolah Diniyah sedang membaca Al-Quran. SMPN 6 Depok For Radar Depok

CILODONG – Pembentukan karakter siswa tidak hanya sekedar dari membekalinya dengan ilmu pengetahuan yang selalu diberikan di kelas. Di SMPN 6 Depok, untuk pembentukan karakter siswanya, dengan menerapkan pemberian ilmu pengetahuan keagamaan yang lebih.

SMPN yang berlokasi di Jalan Mandor Samin, No. 62, Kecamatan Cilodong, ditunjuk sebagai Sekolah Diniyah oleh Dinas Pendidikan Kota Depok.

Kepala SMPN 6 Depok, Erna Iriani, mengatakan, program Sekolah Diniyah ini diterapkan untuk 360 siswa yang berasal dari kelas VII dan VIII, dan menjadi sekolah pertama yang menerapkan Sekolah Diniyah.

Dalam program ini, ada berbagai macam kegiatan yang diadakan usai proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dimana, siswa diajarkan tentang baca tulis Al qurean bagi yang belum mampu dan hafalan AL quran serta tilawah.

“Ada juga target hafalan untuk juz 28, 29 dan 30. Tetapi ada juga penyeleksian untuk siswa yang ikut serta dalam program Sekolah Diniyah. Seleksi ini, dilakukan di awal tahun ajaran, untuk melihat kemampuan siswanya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Erna menuturkan, untuk proses pembelajarannya Sekola Diniayah dilakukan dua kali dalam sepekan. Dimana, ada empat materi pembelajaran yang juga diberikan dalam Sekolah Diniyahfikih, hadist, sejarah Islam dan tauhid. Sekarang ini di SMPN 6 Depok, ada delapan guru yang mengajar dalam program Sekolah Diniyah.

“Untuk pembiayaannya, melalui infak DKM masjid di sekolah yang dikoordinasikan oleh pembantu kepala sekolah bidang kurikulum. Jadi, semuanya terencana dan memang didukung juga oleh orangtua siswa,” terangnya.

Erna menjelaskan, untuk kedepannya pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Agama. Agar siswa yang ikut serta dalam program Sekolah Diniyah bisa mendapatkan sertifikat, jadi ada manfaat untuk siswa kedepannya. Karena, SMPN 6 Depok sudah dimonitoring dan evaluasi oleh Kementerian Agama, berkait sebagai pelaksana Sekolah Diniyah.

“Ini adalah program yang sangat berguna untuk siswa. Karena, bekal mereka untuk hidup di masa depan, tidak hanya sekedar ilmu pengetahuan umum. Tetapi, juga bekal ilmu pengetahuan agama, sebagai pembentukan karakter keagamaan,” katanya. (peb)