Foto: Indah/Radar Depok EDUKASI: Relawan “Kuliah Tak Gentar” berbagi ilmu dan memotivasi siswa SMAN 8 Depok untuk bisa melanjutkan pendidikannya sampai ke perguruan tinggi.
yamaha-nmax

 

EDUKASI: Relawan “Kuliah Tak Gentar” berbagi ilmu dan memotivasi siswa SMAN 8 Depok untuk bisa melanjutkan pendidikannya sampai ke perguruan tinggi. Foto: Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – “Kuliah Tak Gentar” merupakan sebuah program yang dibawahi oleh Beastudi Etos (beasiswa untuk lulusan SMA yang berjuang agar dapat berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri). Guna merekrut ribuan relawan dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya daerah Jabodetabek, mereka mengadakan sosialisasi dan motivasi di SMAN 8 Depok.

Di SMAN 8 Depok, keenam relawan dari Beastudi Etos, yakni Muhammad Ridha, Immanuel Variant, Sabrina, Yulli dan Lastri . Sedangkan yang satunya lagi adalah fasilitator yang menerima manfaat Beastudi Etos, yakni Fenti.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely mengatakan, dengan adanya Beastudi Etos yang berbagi pengalaman dan juga memberi motivasi ke siswa, tentu akan bermanfaat untuk 94 siswa kelas XII. Apalagi, dalam waktu dekat ini mereka akan lulus setelah melaksanakan Ujian Nasional (UN).

“Jadi, siswa juga termotivasi untuk belajar lebih giat lagi, agar mendapatkan hasil yang maksimal di UN dan juga Ujian Akhir Nasional (UAS),” ucapnya.

Salah satu relawan, Muhammad Ridha menjelaskan, materi yang disampaikan, diantaranya motivasi training Kuliah Tak Gentar, sosialisasi berbagai beasiswa di perguruan tinggi negeri, dan penyampaian singkat mengenai profil Beastudi Etos.

“Saya berharap, dengan kegiatan ini teman-teman dapat terus termotivasi untuk melanjutkan pendidikannya setinggi mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu siswa SMAN 8 Depok yang ikut dalam kegiatan tersebut, Fukuh menuturkan, dirinya menjadi lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi.

Apalagi, dirinya menjadi tahu tentang seluk beluk untuk bisa mendapatkan beasiswa. ”Saya senang, dan jadi yakin untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tuturnya. (cr1)