Foto: Pebri/Radar Depok MANDIRI: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (tengah), didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin (tiga kiri) dan Kepala SMPN 20 Depok, Salim Bangun (tiga kanan), meresmikan gedung SMPN 20 Depok, Jumat (20/1).

 

MANDIRI: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (tengah), didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin (tiga kiri) dan Kepala SMPN 20 Depok, Salim Bangun (tiga kanan), meresmikan gedung SMPN 20 Depok, Jumat (20/1). Foto: Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Setelah satu setengah tahun bersatu dengan SMPN 1 Depok, akhirnya SMPN 20 Depok kini memiliki gedung sekolah sendiri. Bertempat di Jalan Martadinata 6, Kelurahan Rangkepanjaya, Kecamatan Pancoranmas, gedung dua lantai tersebut diresmikan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, Jumat (20/1).

Dalam kesempatan tersebut, Pradi menuturkan, ini adalah sebuah kemajuan untuk dunia pendidikan di Kota Depok. Perlahan-lahan tapi pasti, beberapa sekolah yang masih dalam satu gedung tetapi beda jenjang pendidikan, mulai memiliki gedung masing-masing. SMPN 20 Depok, ini adalah sebuah kelanjutan dari kabar baik untuk dunia pendidikan di awal tahun 2017.

“Sekarang SMPN 20 sudah memiliki gedung sendiri, kedepannya tentu diharapkan semua SMPN lainnya yang belum memiliki gedung sendiri akan menyusul. Semoga, setelah memiliki gedung sendiri, bisa merawatnya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Sementara itu, Kepala SMPN 20 Depok, Salim Bangun menuturkan, dengan memiliki gedung sendiri, diharapka bisa memotivasi siswa untuk belajar, dan menambah semangat guru untuk mendidik dan mengajar siswanya.

Tetapi, semoga saja kedepannya akan ada penambahan ruang kelas lagi. Karena, delapan ruangan yang ada di gedung baru tersebut, hanya cukup untuk menampung siswa kelas VII dan VIII. Sedangkan, siswa kelas IX, masih belajar di gedung SMPN 1 Depok.

“Harapan paling mendesak, agar dapat membangun kelas belajar lagi sebelum bulan Juni. Agar bisa menerima siswa baru dan tidak harus menumpang lagi di sekolah lain. Karena, sekarang saja siswa kelas IX masih menumpang di SMPN 1 Depok,” terangnya.

Salim menjelaskan, sekarang ini SMPN 20 berdiri di lahan seluas 3.700 meter, jadi masih banyak lahan yang bisa didirikan ruang kelas. Sekarang ini di SMPN 20, ada 706 siswa yang terbagi dalam 18 rombongan belajar (rombel). Untuk pembangunan gedung SMPN 20 Depok yang sekarang ini, memakan biaya Rp1.755.461.000.

“Ini adalah sebuah kemajuan yang baik untuk perkembangan di SMPN 20 Depok. Karena, dengan memiliki gedung dan lahan sendiri, jadi sekolah bisa mengadakan berbagai macam kegiatan, tanpa menggangu sekolah yang lainnya,” katanya. (peb)