JUNIOR/RADARDEPOK LAPOR KE POLRES : Sulistyowati atau nama tenarnya Sulis sedang melaporkan ANF ke Polresta Depok, Jawa Barat pada 18 Oktober 2016 silam.
LAPOR KE POLRES : Sulistyowati atau nama tenarnya Sulis sedang melaporkan ANF ke Polresta Depok, Jawa Barat pada 18 Oktober 2016 silam. Foto : Junior/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM-Penyanyi religi, Sulistyowati atau nama tenarnya Sulis dan keluarga batal ibadah umrah ke Tanah Suci. Keladinya, perempuan yang namanya melejit setelah berduet dengan Hadad Alwi itu, ditipu rekannya dalam bisnis investasi, dengan kerugian hingga Rp400 juta.

“Saya ada niat beri hadiah. Kami berangkat umroh, salah kami nabung buat itu (investasi). Maka dari itu saya sangat terpukul karena tidak bisa memenuhi janji,” kata Sulis di Pengadilan Negeri Depok, kemarin.

Sulis mengaku, kejadian ini menjadi pengalaman berharga agar lebih berhati-hati. Dia menyarankan untuk tidak mudah percaya dengan orang lain, meski teman. Sebelum ambil keputusan lebih baik melihat legalitas kerjasama bisnis itu. “Jangan kayak Sulis, cuma percaya omongan. Akhirnya kena batunya,” tutur pelantun ‘Umi’ ini.

Sulis berharap, teman yang menipunya itu bertanggung jawab atas kerugian yang dia alami itu. “Saya sama keluarga kecewa, tapi kami tetap masih berteman ya. Semoga dia bisa bertanggungjawab apa yang dia perbuat,,” ungkap Sulis.

Saat persidangan, Sulis yang selama ini belum pernah masuk ruang sidang pengadilan merasa deg-deg-an. “Saya terus terang baru kali ini masuk ruang persidangan. Tadi saya agak sempat grogi juga, bingung apa yang akan ditanyakan. Ternyata pertanyaan majelis hakim sama kayak di polres saat penulisan BAP (berita acara pemeriksaan),” ujar Sulis.

Di hadapan majelis hakim, perempuan lulusan Universitas Paramadina itu menceritakan kejadian sebenarnya yang dia alami. “Saya menceritakan apa adanya, enggak dibuat-buat,” ucap Sulis.

Akibat menjadi korban penipuan berkedok investasi, Sulis mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta.

Perlu diketahui, sejak awal 2016 lalu, Sulis menginvestasikan sejumlah uangnya untuk bisnis percetakan yang dijalankan oleh ANF (23). Namun untung tak dapat diraih, Sulis malah merugi sebesar Rp400 juta rupiah.

Sulis melaporkan ANF ke Polresta Depok, Jawa Barat pada 18 Oktober 2016 silam. Sejak pelaporannya, baru kali ini Sulis dipanggil untuk menjadi saksi korban di persidangan kasus penipuan tersebut.(hmi)