Dok. Radar Depok DISKUSI: Seluruh elemen yang ada di RW 03, Kelurahan Depok Jaya melakukan diskusi bersama membahas terkait lingkungan pada Minggu, (8/1).
yamaha-nmax

 

DISKUSI: Seluruh elemen yang ada di RW 03, Kelurahan Depok Jaya melakukan diskusi bersama membahas terkait lingkungan pada Minggu, (8/1). Istimewa For Radar Depok

Warga RW 03, Depok Jaya untuk Lingkungan

Guna meningkatkan lingkungannya, warga RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas melakukan diskusi. Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang dibahas, untuk tentunya untuk menemukan kesepakatan sesama warga untuk pengembangan lingkungan.

Laporan: RETNO YULIANTI, Radar Depok

Ketua RW 03, Depok Jaya, Firmansyah Dimmy mengatakan, selama ini tidak ada pos anggaran untuk pengelolaan lingkungan di yang saat gelaran Pilkada pada tahun 2015, dikenal sebagai ‘Kampung Pilkada Depok Jaya’. Karena, dana yang ada sekarang ini, hanya cukup untuk membayar kebersihan dan keamanan.

“Oleh karena itu, kami berdiskusi mencari solusi agar memiliki pos anggaran pengelolaan lingkungan,” kata Firmansyah Dimmy kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, ungkapnya, warga RW 03 pun sepakat, untuk menambah iuran lingkungan atau amal warga. Agar nantinya memiliki pos anggaran yang dipergunakan untuk kepentingan warga.

Dengan adanya tambahan iuran lingkungan, maka wilayah RW 03 atau biasa disebut Ertiga akan lebih baik lagi. Karena dana tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan Kantor RW, sarana olahraga, taman, gerobak sampah, penerangan jalan, alat pemadam kebakaran ringan (APAR), mesin pemotong rumput, serta CCTV.

“Untuk masing-masing RT bervariasi besaran iuran atau amalnya. Karena selama ini, relatif otonom. Tetapi, berdasarkan kesepakatan bersama pengurus RW, RT, PKK, RW dan beberapa elemen masyarakata maka akan ada penambahan iuran lingkungan Rp 10 ribu perrumah,” jelasnya.

Untuk jumlah KK di RW 03, ia menjelaskan, ada sekitar 440 Kartu Keluarga (KK). Kemudian, sambungnya, ada 11 RT dengan luas wilayah yang terbentang dari Jalan Nusantara Raya hingga Lembah Gurame.

Untuk itu, pada momentum awal tahun 2017, pihaknya ingin melakukan perubahan lingkungan yang lebih baik lagi. Dan target kedepan adalah mewujudkan smart residence. “Momentum awal tahun di Januari 2017, dijadikan sebagai Starting Point menuju perubahan lingkungan yang lebih baik,” tandasnya. (*)