Dicky/Radar Depok AJAK MEMBACA : Sejumlah siswa sekolah mengunjungi mobil Pusling guna meningkatkan minat baca kepada anak dan pelajar, beberapa waktu lalu.
yamaha-nmax
AJAK MEMBACA : Sejumlah siswa sekolah mengunjungi mobil Pusling guna meningkatkan minat baca kepada anak dan pelajar, beberapa waktu lalu. Dicky/Radar Depok

DEPOK–Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok mulai fokus mencerdaskan dan meningkatkan minat baca anak, maupun pelajar.

Caranya, intansi yang naik kelas jadi dinas ini, akan menurunkan tiga unit mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) mendatangi sekolah, pusat keramaian masyarakat, dan sejumlah tempat .

Kasi Depoait Akuisisi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Kota Depok, Ima Halimah mengatakan, berbagai cara dilakukan Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, dalam mencerdaskan anak bangsa khususnya diwilayah Kota Depok. Perpustakaan akan mengandalkan mobil Pusling guna meningkatkan minat baca.

“Tahun ini, ada mobil Pusling kami,” ujar Ima kepada Radar Depok, kemarin.

Ima menjelaskan, saat ini pihaknya tengah membuatkan jadwal yang nantinya akan di kunjungi mobil Pusling. Pada tahun lalu, ada 200 titik dikunjungi mobil Pusling dan tahun ini direncanakan ada 300 titik kunjungan dengan sebelumnya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok. Setiap mobil pusling akan diisi sekitar 1.000 hingga 2.000 buku anak dan umum.

Ima mengungkapkan, seperti biasanya mobil Pusling akan mengunjungi sekolah, pusat keramaian, dan permintaan masyarakat.

Menurutnya, efektifas mobil Pusling sangat membantu masyarakat khususnya kepada pelajar dan anak. Mobil Pusling dapat membantu siswa mencari bahan pelajaran yang ditugaskan sekolah dan menjadi tambahan ilmu pelajar.

“Kami berencana, akan menyediakan pendongeng lokal guna mengajak anak gemar membaca karena buku adalah jendela dunia,” terang Ima.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Depok Jaya, Rendi Asmara menuturkan, mobil Pusling sangat membantu anak dalam meningkatkan minat baca.

Dia menilai, dengan adanya mobil Pusling, siswa sangat terbantu karena tidak semua buku pengetahuan umum ada diperpustakaan sekolah. Hal itu guna menembah wawasan ilmu siswa.

“Kami meminta, Pemkot melalui Perpustakaan Umum dapat menambah jumlah mobil Pusling perbendaharaan buku pengetahuan untuk siswa,” ucap Rendi. (dic)