Foto: Pebri/Radar Depok PENAMPILAN: Siswa SDI Plus Attoyibah mengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Yanida, Jumat (19/1).

 

PENAMPILAN: Siswa SDI Plus Attoyibah mengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Yanida, Jumat (19/1). Foto: Pebri/Radar Depok

RADA DEPOK.COM– Siswa PAUD, RA dan SDI Plus Attoyibah yang berada dalam naungan Yayasan Nidaul Islam (Yanida) mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tidak hanya itu saja, dalam kegiatan yang dilangsungkan di halaman sekolah tersebut, orang tua siswa juga menjadi peserta kegiatan maulidnya.

Ketua panitia, Siti Nur Aisyah Azzahra, mengatakan, kegiatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya sekedar pihak sekolah saja yang ikut meramaikannya. Tetapi, komite sekolah juga ikut serta, yakni dengan menjadi pembaca Rawi. Karena, dalam kegiatan tersebut, memang melibatkan orangtua siswa.

“Total siswanya ada sekitar 200 dari tiga jenjang pendidikan di Yanida yang ikut serta. Orangtua juga kami undang, sehingga yang datang menjadi lebih ramai lagi,” ucapnya kepada Radar Depok.

Siti menjelaskan, dalam kegiatan tersebut juga diadakan tradisi Paros yang memang kerap dilakukan warga Kecamatan Sawangan dalam kegiatan Maulid Nabi. Dimana, tiap siswa membawa makanan, lalu dikumpulkan semua makanannya. Setelah acara Maulid Nabi selesai, makanannya dibagikan tetapi dengan cara acak.

“Jadi, siswa kemungkinan tidak mendapatkan lagi makanan yang mereka bawa sebelumnya. Tetapi, mereka mendapatkan makanan yang dibawa temannya. Tradisi Paros ini memang kerap dilakukan warga Sawangan dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Di kegiatan tersebut, ada juga pemberian hadiah dari juara pertama sampai ketiga dari lomba yang diadakan sebelumnya. Diantaranya tahfidz quran, pildacil, binau shalata, adzan, nasyid/shalawat, kaligrafi, cerdas cermat dan fashiin show. (peb)