Foto: Dicky/Radar Depok SAMPAIKAN : Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan, Yayan Arianto (dua kanan) tengah menyampaikan materi dalam forum OPD Damkar digedung Satlakar Sukmajaya, kemarin.

 

SAMPAIKAN : Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan, Yayan Arianto (dua kanan) tengah menyampaikan materi dalam forum OPD Damkar digedung Satlakar Sukmajaya, kemarin. Foto: Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Keberadaan mobil tangga setinggi 55 meter dibutuhkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok. Hal itu, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran di gedung tinggi di Kota Depok. Dalam mewujudkannya, Damkar telah mengajukan anggaran sebesar Rp33 Miliar pada 2018.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, pesatnya kemajuan Kota Depok sejalan dengan pertumbuhan bangunan dan gedung tinggi di Kota Depok.

Melihat hal itu, Yayan telah mengajukan guna memiliki mobil tangga setinggi 55 meter guna mengantisipasi terjadinya kebakaran digedung tinggi.

“Informasinya ada 50 gedung tinggi baik yang sudah terbangun maupun tengah dibangun di Kota Depok,” ujar Yayan usai memimpin rapat forum OPD Damkar dan Penyalaman di gedung Satlakar Sukmajaya, kemarin.

Yayan menjelaskan, 50 gedung tersebut memiliki ketinggian dari 24 hingga 32 lantai. Apabila terjadi peristiwa kebakaran disalah satu gedung tinggi, akan menyulitkan pihaknya melakukan pemadaman api digedung tinggi.

Melihat potensi bahaya kebakaran gedung tinggi, Damkar dan Penyelamatan tengah mengajukan mobil tangga dengan anggaran Rp33 Miliar pada 2018. Pengajuan yang diberikan untuk mobil tangga, telah sesuai dengan katalog yang dimiliki Damkar dan Penyelamatan.

Dengan keterbatasan alat guna mengantisipasi gedung tinggi, sambung Yayan telah memberikan himbauan kepada pemilik maupun pengelola gedung guna menyediakan alat proteksi kebakaran.

Tidak hanya itu, pemilik gedung telah diminta guna menyediakan lebar jalan sehingga dapat dilalui mobil Damkar apabila terjadi peristiwa kebakaran.

“Selain alat proteksi kebakaran, kami telah memberikan arahan guna memperhatikan lebar jalan untuk dilalui mobil Damkar guna mudah bermanuver,” terang Yayan.

Salah seorang anggota Satlakar Kecamatan Bojongsari, Kurdi menuturkan, mobil tangga sangat dibutuhkan guna membantu pemadaman api digedung tinggi. Namun, dengan ketersediaan peralatan dan pelatihan yang dimiliki anggota Satlakar, pihaknya akan siap membantu petugas Damkar dalam memadamkan kobaran api.

“Dengan pelatihan yang diberikan, kami akan berusaha membantu anggota Damkar memadamkan si jago merah,” ucap Kurdi. (dic)