Foto: Dicky/Radar Depok TIDAKBERFUNGSI : Salah satu hydrant di Jalan Margonda Raya yang kondisinya sudah tidak dapat digunakan, kemarin.
yamaha-nmax

 

TIDAKBERFUNGSI : Salah satu hydrant di Jalan Margonda Raya yang kondisinya sudah tidak dapat digunakan, kemarin. Foto: Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Sedikitnya 76 dari 152 Hydrant yang ada di Kota Depok tidak berfungsi alias mati. Kendati demikian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Depok yakin peristiwa kebakaran bisa diatasi dengan cepat merespon laporan dan menyiapkan mobil pemadam di unit pelaksana teknis (UPT) kecamatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Yayan Arianto mengatakan, Depok telah memiliki 152 hydrant peninggalan Kabupaten Bogor dan PDAM Bogor, yang tersebar dibeberapa jalan di Kota Depok, salah satunya Jalan Raya Margonda. Namun, seiring berjalannya waktu sebagian hydrant tersebut sudah tidak berfungsi.

“Dari 152 hydrant sebagian sudah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik,” terang Yayan kepada Radar Depok, kemarin.

Yayan Menuturkan, tidak berfungsinya hydrant tidak menjadi kendala dalam memadamkan api dalam peristiwa kebakaran.

Pihaknya telah mencari cara salah satunya dengan bergerak cepat merespon laporan terhadap peristiwa kebakaran. Serta mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran dari seluruh mako maupun posko yang ada di UPT Kecamatan.

“Kami akan berusaha semaksimal merespon dengan cepat laporan peristiwa guna memadamkan api,” ucap Yayan.

Salah seorang warga Kelurahan Pondok Cina, Afrianto mengatakan, banyaknya bangunan menjulang tinggi dan berdempetnya bangunan usaha bukan tidak mungkin akan meninmbulkan potensi kebakaran.

Ditambah lagi sejumlah kabel yang berada di Jalan Raya Margonda terkesan semrawut, apabila tetap dibiarkan akan menyebabkan terjadinya korsleting listrik dan memicu terjadinya kebakaran.

“Keberadaan hyrandt sangat dibutuhkan disepanjang Jalan Margonda guna membantu mengantisipasi terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Afrianto menyayangkan, kurang perhatiannya Pemkot Depok terhadap keberadaan hydrant, membuat sejumlah hydrant disepanjang jalan tersebut tidak dapat berfungsi, bahkan terkesan seperti dibiarkan rusak. Menurutnya, keberadaan hydrant sangat penting guna membantu petugas Pemadam Kebakaran dalam memadamkan api.(dic)