RADAR DEPOK.COM – Musyawarah Olahraga Kota KONI Depok, Sabtu (11/2), seperti diketahui berunjung deadlock. Hal ini yang kemudian dinilai memiliki nuansa politis oleh Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo.

“Seharunya jangan deadlock dong. Bahwa KONI Depok harus dipimpin orang yang profesional,” tegas Hendrik kepada Radar Depok, kemarin.

Menurut dia, masing-masing calon memiliki kepentingan politik. Ia pun sangat khawatir akan hal itu. Dirinya pun menyaraknkan agar para calon tidak menjadikan KONI, sebagai batu loncatan politik ke depan.

Artinya, cukup fokus memikirkan kemajuan olahraga di Kota Sejuta Maulid Nabi ini. Sehingga musyawarah dapat bersih dari kepentingan politik.

“Kalau mau berpolitik, harus masuk parpol. Jangan pengurus KONI,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Depok itu.

Tentang deadlock sendiri, pria yang kerap disapa HTA ini meminta agar KONI Jawa Barat bisa bersikap tegas. “Pesan saya KONI Jawa Berat tegas,” tandasnya. (irw)