Foto: Ferdian/Radar Depok KURANG PERHATIAN PEMERINTAH: Situs Batu Tapak yang berada di Perumahan Wisma Mas Cinangka, Kecamatan Sawangan, salah satu peninggalan sejarah.
yamaha-nmax

 

KURANG PERHATIAN PEMERINTAH: Situs Batu Tapak yang berada di Perumahan Wisma Mas Cinangka, Kecamatan Sawangan, salah satu peninggalan sejarah. Foto: Ferdian/Radar Depok

Dengan pemeliharaan yang baik, Situs Batu Tapak peninggalan kerajaan Padjajaran di Kawasan Perumahan Wisma Mas Cinangka, Kecamatan Sawangan, harusnya dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kelurahan Cinangka. Tapi sayang, hingga saat ini belum ada campur tangan pemerintah kota terhadap situs tersebut.

Laporan: FEBRY FERDIAN, Radar Depok

Terasingkan. Kata itu mungkin menggambarkan situs Batu Tapak, di Kelurahan Cinangka. Keberadaan situs tersebut merupakan salah satu batas wilayah Kerajaan Padjajaran dengan Jayakarta.

Letaknya berada di kawasan perumahan membuat akses masuk ke situs harus melewati pos keamanan perumahan.

Walau kini situs telah memiliki bangunan bagus, itu pun berkat inisiatif warga di Kelurahan Cinangka.

Menurut Ketua LPM Kelurahan Cinangka, Suherman Firdaus, situs tersebut mesti terdapat kehadiran pemerintah kota dalam pemeliharaan peninggalan sejarah.

“Pernah memang beberapa waktu lalu ada pihak pemerintah kota yang datang untuk ngecek. Tapi belum  ada lagi yang datang hingga saat ini,” kata dia.

Perbaikan bangunan situs yang baru rampung belum lama ini, katanya, merupakan inisiatif warga. walau begitu, tidak selamanya pemeliharan dapat dilakukan warga.

“Belum terekspose dengan baik keberadaan situs di Kelurahan Cinangka, dan ini juga terjadi dengan potensi pariwisata lain di Cinangka,” katanya.

Di Cinangka masih terdapat potensi wisata lainnya. Semisal, makam yang menjadi tempat berkumpulnya sunan dan batu apung di Kali Pesanggrahan yang batunya selalu terliat walau air di kali tersebut pasang.

“Potensi wisata itu yang mungkin belum dilirik pemerintah kota. Harusnya peninggalan-peninggalan sejarah diperhatikan,” tutup Suherman. (*)