Foto: Tour & Travel For Radar Depok Founder & CEO TTR, H.M Ardans Dachlan mengatakan, banyak peluang yang dapat diambil masyarakat maupun pengusaha terhadap perkembangan Indonesia, salah satunya dalam penyedian modal transportasi.
Founder & CEO TTR, H.M Ardans Dachlan mengatakan, banyak peluang yang dapat diambil masyarakat maupun pengusaha terhadap perkembangan Indonesia, salah satunya dalam penyedian modal transportasi. Foto: Tour & Travel For Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Berlandaskan Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga dibutuhkan transportasi. Melihat peluang tersebut, Tour & Travel Revolution (TTR) mengajak masyarakat guna memanfaatkan peluang tersebut dengan bisnis Tour & Travel. Hari ini, TTR melaksanakan seminar dan pelatihan tentang bisnis tour & travel di RM. Hayam Wuruk (Ayam Tulang Lunak), Jalan Margonda Raya No324, Depok.

Founder & CEO TTR, H.M Ardans Dachlan mengatakan, banyak peluang yang dapat diambil masyarakat maupun pengusaha terhadap perkembangan Indonesia, salah satunya dalam penyedian modal transportasi. Dia menilai, Modal transportasi pesawat banyak diminati masyarakat guna berpergian antar kota maupun antar pulau guna mempersingkat waktu perjalanan.

“Melihat peluang tersebut, kami mengajak masyarakat guna mengikuti seminar dan pelatihan yang akan kami berikan,” ujar Ardans kepada Radar Depok, kemarin.

Ardans menjelaskan, dalam berbisnis travel banyak keuntungan yang akan didapatkan masyarakat. Diantaranya, bisnis travel merupakan market yang besar dalam penyediaan moda transportasi, memiliki masa waktu yang panjang karena banyak digunakan masyarakat dalam berpergian, pembayaran dilakukan sebelum berpergian, dan usaha dapat dilaksanakan dimana saja.

Ardans menjelaskan, dari data BPS peningkatan penjualan tiket pesawat mengalami kenaikan ditiap tahunnya. Untuk wilayah Jakarta, hampir setiap bulan 2.000 masyarakat berpergian menggunakan pesawat. Melihat potensi tersebut, dia mengajak masyarakat guna berbagi pengalaman dalam bisnis tour & travel.

“Kami siap membantu masyarakat guna mendapatkan pendapatan dari moda transportasi dan berbagi pengalaman dalam bisnis tour & travel,” ucap Ardans. (dic)