Nina Suzana Ketua BKD Kota Depok
Nina Suzana. Ketua BKD Kota Depok

RADAR DEPOK.COM – Terkait rencana pemilik lahan akses Kantor Kecamatan Limo, Joyo yang akan memagar jalan tersebut, Anggota Fraksi PPP DPRD Depok, Ma’mun Abdullah turut angkat bicara.

Anggota DPRD Kota Depok Dapil Limo-Cinere ini mengatakan, Pemkot Depok harus segera menyikapinya kalau memang ada ancaman seperti itu. Bagaimanapun, jalan tersebut adalah akses pintu masuk ke Kecamatan limo yang merupakan tempat pelayanan pemerintah untuk masyarakat.

“Pastinya nanti mengganggu pelayanan publik terkait akses ke kecamatan. Oleh karena itu, segera dilakukan musyawarah, sebelum nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ma’mun.

Lebih jauh, Anggota Komisi A ini juga mengatakan, Camat Limo musti pro aktif untuk membuka pintu dialog, dan juga pemkot harus membuka diri jangan membiarkan permasalahan tersebut.

“Berikan penjelasan ke pihak yang menuntut, buka dialog, dalam rangka musyawarah mencari solusi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengtakan, hingga saat ini Pemkot Depok masih nunggu jadwal pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok.

“Kami sudah koordinasi dengan melayangkan surat sejak pekan kemarin dan masih menunggu balasan,” katanya ketika di Konfirmasi Radar Depok.

Nina juga mengatakan, agar para pemilik lahan bisa lebih bijak. Karena dari hasil rapat, menurutnya baru klaim ahli waris saja. Oleh karena itu, perlu ada pengukuran resmi dari BPN Kota Depok.

“Kalau toh harus di ganti rugi permeter perseginya, harus di anggarkan,” lanjut Nina.

Selama ini pihaknya juga telah melakukan rapat internal dengan lurah, camat dan beberapa tokoh masyarakat setempat yang mengetahui sejarah tanah tersebut.

Diketahui sebelumnya, pemilik lahan yang bernama Joyo hendak memagar jalan masuk menuju kantor Kecamatan Limo. Joyo sudah membuat pondasi pemagaran menggunakan bambu. Dia pun memberi tenggat waktu sepekan kepada Pemkot Depok untuk menyelesaikan masalah tersebut. (ade)