Foto:Pebri/Radar Depok PENAMPILAN: Siswa dari salah satu SDN di Gugus Melati Kecamatan Pancoranmas sedang menunjukan tariannya dalam penyeleksian tingkat gugus di SDN Depok Baru 1, kemarin.

 

PENAMPILAN: Siswa dari salah satu SDN di Gugus Melati Kecamatan Pancoranmas sedang menunjukan tariannya dalam penyeleksian tingkat gugus di SDN Depok Baru 1, kemarin. Foto:Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Gugus 3 atau Gugus Melati Kecamatan Pancoranmas mengadakan penyeleksian untuk siswa-siswa berbakatnya. Penyeleksiannya dilangsungkan untuk Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan juga beberapa mata lomba di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), yakni untuk mata lomba atletik dan renang.

Ketua Gugus Melati, Lili Sondari mengatakan, penyeleksian FLS2N diantaranya mata lomba bernyanyi tunggal, tari kreasi baru, pidato bahasa Indonesia dan cipta dan baca puisi. Mereka yang menjadi juara-juara akan menjadi wakil dari Gugus Melati, untuk bertanding di tingkat Kecamatan Pancoranmas yang rencananya akan digelar 22 Februari 2017.

“Jadi, nanti mereka yang menjadi juara, bukan lagi mewakili sekolahnya saat lomba di tingkat kecamatan. Tetapi, mereka menjadi wakil Gugus Melati, dan akan berhadapan dengan enam gugus lainnya di Kecamatan Pancoranmas,” ucapnya.

Lili menuturkan, O2SN yang tidak diadakan penyeleksian di tingkat gugus, yakni ada silat, karate dan bulutangkis. Tetapi, mereka menjadi peserta dengan mewakili sekolah masing-masing. Selain itu, ada juga Lomba Ketrampilan Agama (Loketa) yang dilakukan penyeleksian di tingkat gugus dan sudah selesai.

Mata lombanya antara lain, adzan, kaligrafi, cerdas cermat, pildacil, salat berjamaah, qosidah dan story telling. “Di Kecamatan Pancoranmas untuk Loket akan digelar 24 – 25 Februari di SDN Mampang 1,” jelasnya.

Sementara itu, Pengawas SD Kecamatan Pancoranmas, Ida Nurlaely mengatakan, dengan adanya wadah untuk siswa berkreasi dari berbagai potensi dan bakat. Sehingga, siswa bisa lebih mengembangkannya dan meraih prestasi tidak hanya sekedar kemampuan akademiknya saja.

“Ada berbagai macam hal yang bisa menjadika siswa itu berkualitas. Tidak hanya sekedar dari kemampuan akademiknya saja, tetapi ada juga siswa yang terkadang memiliki kelebihan dalam bidang seni dan juga olahraga, dan itu harus diapresiasi,” terangnya. (peb)