Foto: Amir/Radar Depok UNIK : Rumah Tahanan menawarkan suasana rumah makan bernuansa mencekam.
yamaha-nmax

 

UNIK : Rumah Tahanan menawarkan suasana rumah makan bernuansa mencekam. Foto: Amir/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Rumah Tahanan merupakan tempat hunian para narapidana. Tetapi Berbeda Halnya dengan Rumah Tahanan yang terdapat Di Jalan Margonda ini dimana pengunjung dapat membeli makanan saat jam berkunjung, yakni Senin – Minggu 11.00 – 23.00.

Rumah makan yang diberi nama “Rumah Tahanan” ini menjual berbagai menu makanan dan minuman tentang kriminalitas. Ada mie jambret, Jelly mafia, begal, koruptor, nasi goreng jambret, teh teroris, the copet, jus preman dan lain-lain. Yang menarik, semua pelayan rumah makan tersebut berpakaian tahanan, yaitu loreng putih hitam.

Supervisor Rumah Tahanan, Ratna Tri Lestari, rumah makan ini  baru berdiri Juni 2016. Semua makanan dibikin sendiri sehingga lebih fresh dan lebih terjamin kualitasnya.

“Makanan di sini tanpa bahan pengawet sehingga menyehatkan. Mie juga bikinan sendiri. Ada jangka waktu, kalau Sudah lebih lima hari, kami buang, tidak kami jual,” jelasnya.

Ketika ditanya, mengapa menggunakan konsep penjara atau rumah tahanan ternyata memang sengaja didesain sebagai tempat yang unik, selain juga untuk mendidik yaitu ada poesan agar hindari narkoba, tawuran, dan keburukan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap hari ada pembeli yang datang, bahkan kalau weekend dan Hari Libur pembelinya sekitar 200 orang dalam sehari.

“Kalau weekend yang datang lebih banyak satu keluarga. Kalau hari biasa kebanyakan dari kalangan remaja dan mahasiswa. Mereka senang karena di sini ekonomis,” tandasnya.(mg1)