Foto: Amir/Radar Depok KIAN DIMINATI : Honda HR-V Jadi Primadona di Pasar Depok.

 

KIAN DIMINATI : Honda HR-V Jadi Primadona di Pasar Depok. Foto: Amir/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Honda HR-V menjadi primadona di pasaran. Penjualan Honda HR-V mulai dari Oktober 2015 hingga sekarang kian diminati konsumen. Dalam sebulan, bisa terjual sebanyak 33 unit dan menjadi jumlah penjualan tertinggi dibanding tipe lain.

“Penjualan Honda di sini total Januari 2017 adalah 115 unit dengan rincian HR-V 33 unit, Honda Brio 32 unit, Honda BR-V 17 unit dan Mobilio 13 unit, sisanya tipe yang lain,” ujar Kepala Cabang Honda Arista Depok, Dwiantara Sandi kepada Radar Depok.

Dwi menambahkan, HR-V dilaunching pertama pada Oktober 2015 di pameran GIIAS di BSD, Dari sejak itu dan pada 2016 hingga kini Honda HR-V masih laris manis.

Malah lebih kencang tarikannya, irit BBM, pajak turun. Kelebihan Honda HR-V adalah desain depan cantik, performa kedua jenis mesin cukup baik, AC touch panel dan Autohold, kursi lapang, fitur keselamatan lumayan lengkap, peredaman kabinnya bagus.

“Yang paling laku adalah HRV 1500 CC harganya Rp301 juta dan tipe BR-V harganya Rp515 juta serta New Honda Mobilio Rp252 juta,” jelasnya.

Untuk menambah rasa nyaman mobil SUV ini pihak Honda telah memasang AC otomatis yang melintang panjang di bagian depan penumpang sehingga hembusan angin yang keluar bisa lebih meluas. Di 2016 Honda mendapatkan peringkat kedua.

Terjadi peningkatan penjualan sebanyak 19 persen dari total penjualan otomotif nasional. Pada April 2017 akan dilaunching All New memperkenalkan CR-V 1500 CC turbo dengan kursi 3 baris untuk 7 penumpang.

Sebelumnya, pada 2 Mei 2017 dilaunching Civic Hatc Back seharga Rp600 jutaan. “Hatch back ini adalah sedan tapi ada tutup di atas belakang,” tegasnya.

Keunggulan dan kelebihan honda adalah teknologi lebih maju. Passanger paling nyaman. “Costumer biasanya kita tawari model baru pasti indent.

Biasanya kalau sudah biasa Honda tidak mau pakai yang lain. Honda penjualannya terbaik di Indonesia, bahkan Jepang kalah, Thailand nomor 2 menyusul Indonesia,” tutupnya. (mg1)