Foto: Dicky/Radar Depok BAHAYAKAN PENGENDARA: Jalan Raya Juanda dihiasi lubang. Kondisi ini sangat mengganggu pengguna jalan.

 

BAHAYAKAN PENGENDARA: Jalan Raya Juanda dihiasi lubang. Kondisi ini sangat mengganggu pengguna jalan. Foto: Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pengguna jalan di ruas Jalan Raya Juanda harus waspada. Di sepanjang jalan tersebut banyak ditemukan lubang. Tidak sedikit pengendara sepeda motor menjadi korban.

Salah seorang pengguna Jalan Raya Juanda, Nurfikri, mengatakan, Juanda mulai tidak ramah bagi pengguna jalan. Akses yang menghubungkan Jalan Raya Margonda dengan Jalan Raya Bogor-Jakarta banyak ditemukan lubang, baik di tengah maupun sisi jalan.

“Cuaca hujan seperti sekarang ini membuat lubang jalan tertutup air, sehingga banyak pengguna motor yang tidak mengetahui adanya lubang,” ujar Nurfikri kepada Radar Depok, kemarin.

Pantauan Radar Depok, lubang memiliki lebar dan kedalaman yang bervariasi, mulai dari 5 hingga 20 centimeter.

Melihat banyaknya pengendara sepeda motor yang terjatuh, masyarakat sekitar memberikan tanda sebagai peringatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto, mengatakan, ada tiga instansi kewenangan dalam peningkatan jalan.

Jalan nasional di bawah pengawasan Pemerintah Pusat, jalan provinsi di bawah Pemerintah Provinsi, dan jalan kota kewenangan Pemkot Depok.

“Untuk Jalan Raya Juanda ditangani Pemerintah Pusat, karena jalan tersebut adalah jalan nasional,” kata Manto.

Dia melanjutkan, ada tujuh jalan kategori nasional dan tiga jalan provinsi di Kota Depok.

Untuk jalan nasional di antaranya, Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Ciputat-Parung, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Muchtar, Jalan Nusantara, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Jalan Juanda.

Sedangkan jalan provinisi yakni, Jalan KSU, Jalan Siliwangi, dan Jalan Dewi Sartika.

“Perbaikan Jalan Raya Juanda kami sudah berkoordinasi dengan P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional). Tapi belum dapat jawaban,” tutup Manto. (dic)