Foto: Irwan/Radar Depok SAMBUTAN : Direktur Lazismu Kota Depok Aras Bayu Fuadi saat memberikan sambutan saat launching lembanganya di Kota Depok, belum lama ini.

 

SAMBUTAN : Direktur Lazismu Kota Depok Aras Bayu Fuadi saat memberikan sambutan saat launching lembanganya di Kota Depok, belum lama ini. Foto: Irwan/Radar Depok

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) yang baru dilauncing pada Minggu (19/2) itu merupakan lahir dari rahim Organisasi Islam yaitu Muhammadiyah dan akan memberika untuk negeri ini.

Laporan : MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI, Radar Depok

KEHADIRAN Lazismu di Kota Depok membuat warna baru di kota ini. Lazismu adalah lembaga tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

Lazismu lahir dari rahim salah satu ormas Islam terbesar di negeri ini: Muhammadiyah. Lazismu ini didirikan pada tahun 2002. Lembanga ini dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. 457/21 November 2002.

Direktur Lazismu Kota Depok Aras Bayu Fuadi mengungapkan bahwa  latar belakang berdirinya Lazismu terdiri atas dua faktor.

Pertama kata dia, fakta Indonesia yang berselimut dengan kemiskinan yang masih meluas, kebodohan dan indeks pembangunan manusia yang sangat rendah. Semuanya itu berakibat dan sekaligus disebabkan tatanan keadilan sosial yang lemah.

“Kedua yaitu zakat diyakini mampu bersumbangsih dalam mendorong keadilan sosial, pembangunan manusia dan mampu mengentaskan kemiskinan,” tutur Bayu.

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia kata dia lagi, Indonesia memiliki potensi zakat, infaq dan wakaf yang terbilang cukup tinggi.

Namun, potensi yang ada belum dapat dikelola dan didayagunakan secara maksimal sehingga tidak memberi dampak yang signifikan bagi penyelesaian persoalan yang ada.

“Berdirinya  sebagai institusi pengelola zakat dengan manajemen modern yang dapat menghantarkan zakat menjadi bagian dari penyelesai masalah (problem solver) sosial masyarakat yang terus berkembang,” kata Bayu.

Dijelaskan, Lazismu ini  lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, sadaqah, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

“Alhamdulillah sudah secara resmi  hadir di Kota Depok dan Insya Allah akan menularkan semangat gerakan “memberi untuk negri yang terwujud dalam aksi bersama pemberdayaan masyarakat pada bidang ekonomi, pendidikan, social, kesehatan, pertanian, penanganan bencana dan pengembangan dakwah beserta program pemberdayaan lainnya yang telah sukses memberikan manfaat di berbagai daerah dan pelosok di Indonesia,” pungkasnya. (*)