Foto: Ricky/Radar Depok TAMPUNG USULAN: Tiga Pilar Kecamatan Cimanggis, bersama Lurah PGS, anggota DPRD dan LPM dalam Musrenbang 2017, di aula kantor Kelurahan PGS, beberapa waktu lalu.
yamaha-nmax

 

TAMPUNG USULAN: Tiga Pilar Kecamatan Cimanggis, bersama Lurah PGS, anggota DPRD dan LPM dalam Musrenbang 2017, di aula kantor Kelurahan PGS, beberapa waktu lalu. Foto: Ricky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pada 2018, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Cimanggis, mentargetkan betonisasi untuk infrastruktur jalan, baik bidang jalan lingkungan (Jaling) maupun Jalan dan Jembatan (Jaljem) rampung 100 persen.

Menurut Ketua LPM Kelurahan Tugu, Anggoro, dari 97 nama Jaling, saat ini tinggal 10 persen yang belum dilaksanakan. Kemudian, untuk bidang Jaljem tinggal tahap akhir. “Kira-kira tinggal 300 meter sampai perbatasan DKI Jakarta,” kata Anggoro kepada Radar Depok, kemarin.

Dia melanjutkan, untuk kedepan target Utama di Kelurahan PGS, yakni pertama mengurangi titik-titik banjir dengan menyempurnakan saluran yang ada di tiap gang dan jalan setapak. “Kedua, jalan setapak untuk diusulkan menggunakan konblok agar mudah merawatnya dan masih bisa menyerap air,” kata Anggoro.

Terakhir, Anggoro mengungkapkan, LPM, Rt/RW bersama pihak kelurahan tengah mendorong usulan untuk pembuatan beberapa taman layak anak di beberapa titik wilayah. “Ada usulan pembebasan lahan untuk Taman Terpadu Kelurahan seluas 8000 meter, nanti juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau,” terangnya.

Karena Kelurahan PGS memiliki potensi sumber daya alam (SDA) berupa Sungai Ciliwung yang melintasi wilayahnya. Maka, pihaknya juga mentargetkan pembenahan sepadan sungai tersebut.

“Ini bisa jadi potensi wisata di Depok, jika dikembangkan maksimal. Saat ini pun kami tengah berkomunikasi dengan pengurus RW dan Sekber Sahabat Ciliwung untuk pembuatan pos pantau serta pemberdayaan pemuda di sini,” tandasnya.

Sementara, Lurah PGS, Tedi Mulyono mengatakan, usulan yang sudah menjadi skala prioritas harus dikawal hingga terealisasi. Kemudian, yang terealisasi dan dikerjakan, ia meminta warga untuk mengawasi pembangunannya.

“Setelah selesai pembangunannya, mari jaga dan rawat bersama-sama agar bisa bertahan lama dan fokus pada bidang lainnya,” ucap Tedi. (cky)