Foto: Dian/Radar Depok BAHAS PROGRAM: Forum rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) Kecamatan Cinere, berlangsung menarik dengan banyaknya yang memberi saran dan kritikan, kemarin.
BAHAS PROGRAM: Forum rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) Kecamatan Cinere, berlangsung menarik dengan banyaknya yang memberi saran dan kritikan, kemarin. Foto: Dian/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Program Kecamatan Cinere yang sudah masuk dalam rencana strategi (Restra) tahun 2016-2021, sepertinya akan berjalan mulus. Sebab kemarin, dalam Forum rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) Kecamatan Cinere, peserta yang hadir  banyaknya memberi tanggapan dan saran-saran dalam penajaman renja kecamatan.

Camat Cinere, Eko Herwiyanto menjelaskan, renja Kecamatan Cinere 2018, tentu saja penjabaran dari indikator program yang telah tercantum dalam Renstra Kecamatan Cinere tahun 2016-2021. Jika bicara program, Cinere memiliki 18 program. Diantaranya, pengembangan potensi unggulan keacamatan, kecamatan layak anak, kecamatan ramah lansia, kepemudaan dan masih banyak lagi.

Dalam kesempatan ini, kata Eko seluruh peserta yang hadir banyak yang memberi kritikan dan saran. Sehingga, ada beberapa poin yang  belum sempurna menjadi maksimal. Adanya, renja yang dihadiri beberapa dinas juga mampu memecehkan masalah di wilayah dalam pelaksanaanya.

“Suasana forum berjalan menarik dengan banyaknya tanggapan dan saran-saran dari para peserta,” terang Eko selepas acara di Rumah Makan Hot In Kelurahan Gandul, Cinere kemarin.

Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan ketahanan Keluarga Kota Depok, Eka Bachtiar menyatakan, program kerja kecamatan yang sesuai dengan dinasnya wajib berrsinergi. Dan memang saat ini Depok tengah konsen menjalankan program kecamatan layak anak dan ramah lanzia.

“Wajib besinergi dengan renja kecamatan,” singkatnya kepada Harian Radar Depok.

Selain Eka Bachtiar, hadir juga Kepala DKUM M Fitriawan, perwakilan dari Bappeda, lurah, ASN, LPM, PKK, Forkopimka Kecamatan Cinere, para pelaku UMKM dan industri kreatif Kecamatan Cinere.(dia)