Foto: Febrina/Radar Depok BERSAMA-SAMA : Rutan Kelas IIB Kota Depok bersama undangan yaitu jajaran Polsek Sukmajaya, Koramil 03/Sukmajaya Kodim 0508 Depok, Polisi Militer Kota Depok,  BNN Kota Depok dan Sekretaris Kelurahan Cilodong saat mengucap ikrar anti narkoba.

 

 

BERSAMA-SAMA : Rutan Kelas IIB Kota Depok bersama undangan yaitu jajaran Polsek Sukmajaya, Koramil 03/Sukmajaya Kodim 0508 Depok, Polisi Militer Kota Depok,  BNN Kota Depok dan Sekretaris Kelurahan Cilodong saat mengucap ikrar anti narkoba. Foto: Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Cilodong Kota Depok secara tegas menolak penyalahgunaan narkoba di wilayah rutan. Penyalahgunaan narkoba, baik warga binaan rutan maupun petugas, akan ditindak secara hukum.

Penegasakan tersebut diikrarkan saat Rutan menggelar apel yang diikuti jajaran Polsek Sukmajaya, Koramil 03/Sukmajaya Kodim 0508 Depok, Polisi Militer Kota Depok,  BNN Kota Depok dan Kelurahan Cilodong, kemarin.

“Tidak ada toleransi sedikitpun bagi petugas yang terlibat narkoba. Terlebih bagi seluruh warga binaan rutan cilodong, saya pastikan hak-hak seperti remisi, cuti bersyarat, dan pembebasan bersyarat akan kami cabut bila terbukti melanggar,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman kepada Radar Depok.

Sohibur mengingatkan, kepada warga binaan rutan untuk jangan lagi menambah beban masa tahanan. Sebab rutan adalah tempat beribadah untuk merenungkan diri.

Cukuplah, masalah yang hadapi saat ini, sebab yang rugi bukan hanya anda (penghuni rutan), tetapi keluarga yang tidak henti mendoakan di rumah. Dalam apel tersebut, petugas dan warga binaan rutan mengucap janji petugas terkait ikrar anti narkoba.

Janji petugas yakni tidak akan gunakan narkoba dan sadar, bila memakai narkoba menyalahi norma agama. Lalu petugas rutan berjanji mendukung penuh program pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta siap bekerja secara profesional, transparan, dan inovatif.

“Semua pihak baik petugas, warga binaan, serta undangan yang hadir sama-sama menjauhkan diri dari narkoba,” tegasnya.

Kasi P2M BNN Kota Depok, Sunarto mengatakan, dengan digelarnya ikrar bersama ini diharapkan menggugah seluruh pihak untuk terus menjauhi narkoba.

Disini BNN Kota Depok terus memberikan pendampingan dalam memberikan penyuluhan berupa pencegahan dan rehabilitasi.

Di Rutan sebaiknya memang disediakan klinik rehabilitasi sehingga penanganan para tahanan narkoba bisa teratasi dengan baik. Sehingga tidak ada lagi kecolongan penghuni rutan kedapatan menggunakan narkoba didalam rutan.

“Pada dasarnya pemakai narkoba memiliki sifat ketagihan, oleh karena itu perlu direhab,” tutup Sunarto.(ina)