Megawati-Jokowi Gunakan Hak Pilih

RADARDEPOK.COM – Sebanyak 101 daerah termasuk DKI Jakarta akan melangsungkan pesta demokrasi serentak untuk menentukan calon kepala daerahnya dalam lima tahun ke depan, Rabu (15/2). ‎Presiden Jokowi pun telah menetapkan Pilkada serentak yang berlangsung hari ini sebagai hari libur nasional berdasarkan Keppres yang tertuang pada Nomor 3 Tahun 2017.

Dari sekian banyak daerah, DKI Jakarta yang paling banyak menjadi sorotan. Berikut kesiapan tokoh nasional dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) di DKI Jakarta. Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut tidak mencoblos di gelaran Pilkada serentak 2017, Rabu (15/2). SBY hanya akan memantau hasil penghitungan Pilgub di DKI Jakarta.

“Pak SBY KTP Cikeas, bukan Jakarta. Jadi tidak mencoblos,” kata Juru Bicara Timses Agus-Sylvi, Rico Rustombi, Selasa (14/2).

Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukriyanto mengatakan, SBY akan ke Jakarta pada Rabu (15/2) untuk memantau hasil penghitungan Pilkada. Penghitungan itu menggunakan sistem yang disiapkan Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Partai Demokrat, Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas).

“Bisa jadi Bapak di Kediaman Mega Kuningan atau ke DPP untuk memantau perhitungan seluruh Pilkada di Indonesia yang sistemnya sudah disiapkan Mas Edhie Baskoro Yudhoyono,” ungkap Didik saat dikonfirmasi terpisah.

Di tempat lain, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto meminta maaf kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Permohonan maaf itu disampaikan Prabowo di hadapan umum saat kampanye Rabu Bersama di Prisma Sport Club, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/2).

“Saya sekarang bukan warga Jakarta lagi. Maaf pak Anies saya tidak bisa nyoblos untuk bapak. Nanti bisa ditangkap,” kata Prabowo sambil disambut tawa hadirin.

Saat ini pendiri Partai burung Garuda itu banyak menghabiskan di rumahnya di Bukit Hambalang, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Selain di kediaman pribadinya yang lain di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Saat ini saya tidak tinggal di Jakarta. Saya tinggal berjarak 1,5 jam dari Jakarta,” ucapnya.

Namun demikian Meski dia tak bisa menyumbangkan suaranya secara langsung tapi dia memastikan Anies Sandi akan menang di Pilgub DKI. “Mereka orang-orang cerdas. In my opinion they are the best of son Indonesia,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Ketua tim pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera menyampaikan, setelah memberikan suaranya di TPS, para relawan Anies-Sandi akan nonton bereng (nobar) hitung cepat atau quick count. Menurut Mardani, nobar quick count tersebut akan digelar di empat titik yang bakal dihadiri langsung para petinggi Gerindra, di antaranya Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

“Ada nobar. Insya Allah di Gerindra ada, di PKS ada di Cicurug sama di Brawijaya. Yang lapor kemarin empat titik nobar semua di Gerindra, mulai Bapak Prabowo di PKS Cicurug Bapak Taufik,” ucap Mardani.

Sementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan memberikan hak suaranya untuk Pilkada DKI di Kebagusan, Jakarta Selatan. Mega juga bakal memantau pemungutan hingga penghitungan suara Pilkada yang digelar di 101 daerah, kota dan kabupaten seluruh Indonesia dari Kebagusan.

“Ibu (Megawati) direncanakan akan mencoblos di Kebagusan nanti juga akan ada monitoring (pilkada) di sana dan DPP,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Selasa (14/2).

Menurut Hasto, sebelumnya Ketum PDIP Megawati juga mengeluarkan surat perintah harian kepada seluruh kader untuk mengawal dan menyukseskan Pilkada Serentak tahun ini, tak hanya di DKI tapi juga di 101 daerah lainnya di Indonesia. Kader PDIP diminta menjaga semua TPS dan mengawal penghitungan suara hingga selesai.

“Kemarin dikeluarkan surat perintah harian dari Ketua Umum PDIP. Saatnya partai menjaga TPS dan mengawal Pilkada ini. Jangan ada yang berusaha menutupi nurani untuk memilih sesuai pilihannya,” kata Hasto.

PDIP, kata Hasto, siap mengamankan Pilkada berjalan, aman demokratis, jujur, aman. “Sukses tidaknya Pilkada ini akan menunjukkan kematangan demokrasi kita,” tambah Hasto.

Tidak hanya itu, partai berlambang Banteng Moncong Putih itu juga membentuk Satgas Anti Money Politics untuk menjaga agar Pilkada serentak tahun ini berjalan jujur, adil, transparan, langsung, umum bebas dan rahasia. “Kami semua akan tertib untuk menjaga nilai-nilai Pemilu Lubers dan Jurdil. Kami bentuk satgas anti money politics untuk memerangi money politics,” kata Hasto.

Terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Ia akan menyalurkan suaranya di salah satu TPS yang ada di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi Sapto Prabowo membenarkan bahwa mantan Walikota Solo itu akan menggunakan hak suaranya di Pilgub DKI.

“Barusan aku check. Presiden akan menggunakan hak pilihnya di TPS Gambir,” kata Johan, Senin (13/2).

Lebih lanjut, mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku belum mengetahui di TPS mana Presiden Jokowi beserta sang isteri Iriana Joko Widodo tersebut akan menyomblos nantinya. “Waduh, aku belum tahu ya,” simpulnya. (gun/dtc/okz)